
Rapat pembahasan anggaran di DPRD Provinsi Riau berakhir ricuh setelah perselisihan antara dua politisi Partai Golkar, Parisman Ihwan dan Indra Gunawan Eet, memicu bentrokan antarkelompok pendukung.
JawaPos.com - Rapat pembahasan anggaran di DPRD Provinsi Riau berakhir ricuh setelah perselisihan antara dua politisi Partai Golkar, Parisman Ihwan dan Indra Gunawan Eet, memicu bentrokan antarkelompok pendukung. Insiden tersebut terjadi usai rapat Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Riau, pada Kamis (16/7).
Parisman yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Riau terlibat perselisihan dengan Indra Gunawan Eet selaku Ketua Komisi V DPRD Riau. Ketegangan yang bermula di ruang rapat berlanjut hingga ke lobi Gedung DPRD dan menjadi perhatian publik setelah rekaman video keributan beredar luas di media sosial.
Dampak dari insiden tersebut, kedua legislator itu dilaporkan kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar dan Mahkamah Etik Partai Golkar. Laporan disampaikan oleh kader Partai Golkar, TB Faisal Hamdan, yang menilai tindakan keduanya telah mencoreng nama baik partai.
Faisal mengatakan, keributan yang terjadi di lobi Gedung DPRD Provinsi Riau pada 16 Juli 2026 memperlihatkan adanya cekcok, saling dorong, hingga dugaan baku hantam antara kedua anggota dewan tersebut.
"Sebagai kader Partai Golkar, saya merasa berkewajiban menjaga kehormatan dan marwah partai. Peristiwa ini sangat disayangkan karena telah menimbulkan kegaduhan publik serta merugikan nama besar Partai Golkar," kata Faisal kepada wartawan, Jumat (17/7).
Menurut Faisal, dugaan tindakan kekerasan fisik yang terjadi dalam lingkungan DPRD merupakan pelanggaran serius terhadap etika politik, disiplin organisasi, serta kehormatan jabatan sebagai wakil rakyat. Karena itu, ia meminta DPP Partai Golkar mengambil langkah tegas terhadap kedua kadernya.
"Mengambil langkah tegas berupa pemberhentian sebagai Anggota DPRD melalui mekanisme partai dan proses pergantian antarwaktu (PAW) sesuai ketentuan perundang-undangan," jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas insiden yang melibatkan dua kader partainya. Ia menilai, peristiwa tersebut sangat memalukan dan tidak mencerminkan sikap seorang wakil rakyat.
"Atas nama Partai Golkar saya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya masyarakat Riau yang pasti tidak nyaman melihat peristiwa tersebut," ujarnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
