
Politisi Golkar Mahyudin yang saat ini duduk sebagai Wakil Ketua MPR mengaku mendengar ada deal politik untuk menggeser dirinya dari MPR.
JawaPos.com - Partai Golkar resmi mendepak Mahyudin dari kursi wakil Ketua MPR dan digantikan oleh Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto. Ketua Umum Golkar Airlangga pun diketahui sudah menemui Ketua MPR Zulkifli Hasan.
Saat dikonfirmasi, Mahyudin yang masih belum menerima dengan legawa keputusan partainya itu menduga ada kesepakatan politik antara Airlangga dengan Titiek Soeharto. Sehingga dirinya digantikan oleh putri dari Presiden Indonesia kedua Soeharto.
"Memang ada deal politik. Jadi ada kesepakatan Mbak Titiek dengan Airlangga Hartarto, saat itu Mbak Titiek nggak maju jadi caketum Golkar karena memang akan dipromosikan jadi wakil ketua MPR," ujar Mahyudin di Gedung DPR, Jakarta, Senin (19/3).
Oleh sebab itu, apabila pergantian dirinya bertentangan dengan hukum. Maka tidak segan-segan akan mengambil jalur hukum. Pasalnya dalam UU MD3 pimpinan MPR ini tidak mengenal adanya pergantian pimpinan apabila tidak meninggal, mengundurkan diri, dan tersangkut kasus hukum.
Kata Mahyudin, pada Pasal 17 UU MD3 disebutkan pergantian MPR apabila yang bersangkutan meninggal dunia, mengudurkan diri, dan berhalangan tetap (misalnya tersangkut kasus hukum dan sakit). Kemudian, merujuk Pasal 14 UU MD3 juga disebutkan, pimpinan MPR dipilih oleh anggota bersifat tetap.
"Kalau bertentangan dengan hukum tentu diproses secara hukum," katanya.
Namun, dalam hal ini, Mahyudin juga tidak mau mengundurkan diri dari jabatannya sebagai wakil ketua MPR, sehingga bisa digantikan oleh Titiek Soeharto.
“Yang jelas tidak ada agenda saya mengundurkan diri," pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menyatakan dalam keputusan rapat pleno kemarin, telah disepakati bahwa Mahyudin digantikan oleh Titiek Soeharto sebagai wakil ketua MPR.
Ace mengungkapkan, keputusan rapat pleno itu sejatinya telah disetujui oleh seluruh kader Partai Golkar. Pergantian ini dikatakannya hanya biasa saja dalam sebuah organisasi partai politik. Oleh sebab itu, dia meminta seluruh kader Partai Golkar harus patuh terhadap keputusan yang diberikan partai.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
