Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 Maret 2018 | 18.45 WIB

Tampil Memukau di Panggung Rapimnas, AHY Puji Kinerja Jokowi

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memuji kinerja Presiden Jokowi. Lima tahun mendatang Partai Demokrat akan ikut bertanggung jawab atas apa yang terjadi dengan bangsa. - Image

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memuji kinerja Presiden Jokowi. Lima tahun mendatang Partai Demokrat akan ikut bertanggung jawab atas apa yang terjadi dengan bangsa.

JawaPos.com - Penutupan rapat pimpinan nasional (rapimnas) Partai Demokrat diakhiri dengan penampilan memukau Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Putra Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono itu tampil meyakinkan saat menyampaikan pidato politik tanpa teks. Komandan Komando Satgas Bersama (Kogasma) tersebut menyampaikan sejumlah target dan langkah untuk memajukan Indonesia.


Mayoritas pidato yang selalu disambut gemuruh tepuk tangan kader Partai Demokrat itu berisi pujian untuk pemerintah. Namun, sosok kelahiran 1978 tersebut juga menyelipkan sejumlah kritik untuk pemerintahan Presiden Jokowi. Salah satunya terkait pajak.


"Dalam keadaan pertumbuhan ekonomi yang melambat dan sektor riil yang belum sepenuhnya pulih, yang diperlukan pengurangan dan pelonggaran pajak," kata AHY saat menyampaikan satu di antara sembilan strategi untuk memajukan Indonesia.


Dalam poin itu, secara eksplisit AHY menyatakan ketidaksetujuannya dengan kebijakan pemerintah saat ini yang getol melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi perpajakan.


Pengamat Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai, pidato yang disampaikan AHY memiliki sejumlah makna. Pertama, ada kesan yang kuat bahwa pidato AHY merupakan upaya pembuktian dari kapasitas AHY yang notabene adalah anak pertama mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.


"Sebagai anak presiden memang harus begitu. Mungkin inilah faktor kejutan yang sudah disampaikan," kata Hendri.


Kesan pembuktian itu besar, kata Hendri, karena AHY merangkum semua aspek dalam satu pidato. AHY bahkan memuji, mengkritisi, dan memberikan masukan atas kinerja pemerintah saat ini. Apalagi, AHY juga menyinggung perlunya reformasi pajak dan memberikan pandangan berbeda terkait penerimaan pajak.


"Tampaknya, ini ingin membuktikan bahwa pemerintahan sebelumnya lebih baik," ujarnya.


Dalam hal ini, yang disampaikan AHY merupakan lompatan besar dari sosok AHY saat maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta. AHY sudah membuat standar tinggi bagaimana seharusnya anak presiden dalam kehidupan politik. Namun, tentu ada tantangan tersendiri bagi AHY atas semua pidatonya di rapimnas kemarin.


"Saya tidak menuduh ada yang bikinin pidato ya, tapi ke depan AHY harus membuktikan bahwa dia mengerti semua yang dia sampaikan," tandasnya.


Pidato AHY tadi malam memang meyakinkan. Sembilan strategi untuk mewujudkan Indonesia yang maju disampaikan dengan luas. Dia juga berupaya untuk diterima semua pihak dengan memberikan pujian kepada semua rezim, mulai Soekarno sampai Jokowi.


Paling banyak tentu pujian kepada rezim Jokowi. Suami Annisa Pohan itu menyatakan, Jokowi telah meraih sejumlah prestasi dan capaian. Keberhasilan dan capaian tersebut harus dijaga dan ditingkatkan.


Partai Demokrat mendorong pemerintah untuk melakukan perbaikan dan bekerja lebih gigih. "Sehingga dalam dua tahun ke depan bisa lebih banyak lagi hasil yang dicapai," ucap AHY.


Dia menegaskan, lima tahun mendatang partainya ikut bertanggung jawab mewujudkan situasi dan kondisi yang jauh lebih baik. Menjadikan Indonesia yang lebih aman, rukun, dan damai. Indonesia yang adil bagi semua, demokratis yang berkeadaban, dan Indonesia yang lebih sejahtera dengan taraf hidup rakyat yang semakin baik.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore