
Ketua Kogasma AHY saat memberikan sambutan
JawaPos.com - Putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, terdapat sejumlah faktor yang mengakibatkan Partai Demokrat mengalami kekalahan pada Pemilu 2014.
Hal membuat partai berlambang bintang mersi tak lagi menjadi pemegang kekuasaan di Republik Indonesia.
"Ya tentu ada sejumlah faktor, paling tidak yang sering disebutkan ada tiga faktor," kata AHY di DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi 41, Jakarta Pusat, Sabtu (17/2).
Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) ini menyebut, faktor pertama yakni terdapat kader Partai Demokrat yang saat itu mengalami kasus korupsi, seperti Anas Urbaningrum dan Nazarudin.
"Kemudian ini menjadi faktor pelemah bagi pemilih kita dari seluruh nusantara," ungkap AHY.
Tak hanya itu, AHY menilai kader Partai Demokrat saat itu belum solid. Sehingga dalam lima tahun ini dapat memulihkan kembali kekompakan dan kerja keras kader partai untuk rakyat.
"Paling penting adalah semangat juang yang tidak cepat puas, dengan capaian kemudian pantang menyerah ketika menghadapi tantangan di depan mata," ujar AHY.
Kemudian selepas SBY tak lagi bisa dicalonkan sebagai Presiden, kata AHY, Partai Demokrat tidak lagi mempunyai figur partai yang dikenal masyarakat. Lantaran, hal ini menjadi pokok penting untuk dapat merangkul masyarakat.
"Ketika itu tidak ada yang dicalonkan oleh Partai Demokrat untuk berlaga di kontestasi pemilihan Presiden dan Wakil Presiden," urai AHY.
Alasan itulah yang membuat partai besutan SBY ini mengalami kekalahan telak di Pemilu 2014.
"Inilah yang harus kita semua maklumi, sehingga tiga faktor tadi tidak terjadi lagi," pungkasnya.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
