
Mensos Khofifah Indra Parawansa
JawaPos.com - Jelang tutup tahun dan memasuki tahun politik 2018, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk lebih rajin dan mampu meningkatkan akuntabilitas publik.
Hal tersebut dikatakan Mensos terkait penghargaan yang diraih Kemensos dari KPK dan Menpan/RB kepada Direktorat Pengumpulan dan Pengelolaan Sumber Dana Bantuan Sosial (PPDBS) Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial.
Berdasarkan hasil penilaian kepatuhan terhadap Standar Pelayanan dan Kompetensi Penyelenggara Layanan Publik, Direktorat PPSDBS mendapatkan nilai yang sangat baik dari Ombudsman yakni 91,5.
Hal ini, tentu saja secara otomatis menempatkan direktorat PSDBS- Kemensos kategori Zona Hijau dalam hal pelayanan publik untuk pengumpulan undian berhadiah.
Selain itu, kemensos juga diganjar Penghargaan Wilayah Bebas Korupsi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Bahwa prestasi yang diraih harus menjadi bagian penguatan komitmen seluruh ASN Kementerian Sosial. Saya berharap hal ini semakin menyemangati kita untuk meningkatkan layanan publik lebih baik,” ujar Khofifah usai membuka Workshop Gerakan Sapu Bersih Pungutan Liar Kementerian Sosial RI di Jakarta, Kamis (28/12).
Melalui keterangan tertulisnya yang diterima JawaPos.com, Mensos juga meminta seluruh ASN terus berbenah dan juga meningkatkan akuntabilitas. Terlebih, pada tahun 2018 Kementerian Sosial mendapat anggaran yang sangat signifikan yakni Rp 43,9 triliun.
"Maka menjaga tingkat kepercayaan masyarakat atas kinerja Kemensos menjadi sangat penting,” ujar Mensos mengingatkan.
Diektahui, Workshop Gerakan Saber Pungli diikuti Para Pejabat Eselon I, II, III, dan IV serta Pejabat Fungsional pada Kantor Pusat, Kepala UPT Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Wilayah Jabodetabek, STKS Bandung dan Babes Diklat Kessos 6 (enam) Wilayah Regional, serta Perwakilan Asosiasi Auditor Intern Pemerintah (AAIPI), seluruhnya berjumlah 300 orang peserta.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
