
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin berbincang dengan Mensos Gus Ipul. Mereka sudah menandatangani pengalihan pengelolaan TMP dari Kemensos kepada Kemhan. (Kemhan)
JawaPos.com - Pengalihan pengelolaan Taman Makam Pahlawan (TMP) dari Kementerian Sosial (Kemensos) kepada Kementerian Pertahanan (Kemhan) sudah mulai berjalan. Keputusan itu diambil bukan karena Kemensos tidak mampu mengelola TMP. Melainkan demi integrasi dalam pengelolaan aset negara tersebut.
Direktur Jenderal (Dirjen) Potensi Pertahanan (Pothan) Kemhan Laksamana Muda TNI Sri Yanto menyampaikan bahwa tidak ada pertimbangan kapasitas dalam pengalihan pengelolaan TMP dari Kemensos kepada Kemhan. Dia memastikan, pengelolaan oleh Kemensos sudah berjalan dengan baik.
”Pertimbangannya bukan karena Kementerian Sosial tidak mampu, tetapi Kementerian Sosial saat ini sudah mengelola dengan baik, namun untuk lebih bisa lebih terintegrasi,” kata dia saat diwawancarai oleh awak media di Kantor Kemhan pada Kamis (23/4).
Menurut Sri Yanto, saat ini pengelolaan TMP secara fisik berada di bawah Kemensos. Sementara urusan protokoler menjadi tanggung jawab TNI. Agar kedua urusan tersebut terintegrasi, Kemensos mengalihkan pengelolaan TMP kepada Kemhan.
Baca Juga:Kemensos Alihkan Pengelolaan Ratusan Taman Makam Pahlawan kepada Kemhan, Termasuk TMP Kalibata
”Biar lebih terintegrasi menjadi satu paket adalah tadi, lebih simplifikasi sehingga nantinya pengelolaannya bisa menjadi lebih terintegrasi dan harapannya kedepannya menjadi lebih baik dari apa yang sudah dilakukan saat ini, yang sudah baik ini,” terang dia.
Meski pengalihan pengelolaan TMP tersebut belum sepenuhnya tuntas, Kemhan sudah memiliki gambaran pelaksanaan tugas tambahan itu.
Diantaranya menjadikan TMP sebagai monumen untuk mengenang dan menyebarluaskan sejarah serta jasa-jasa para pahlawan bangsa.
”Intinya kami ingin membikin TMP, Taman Makam Pahlawan itu, bukan sesuatu yang menakutkan. Tetapi, sesuatu yang membanggakan. Dari situ bisa dieksplor bahwa jasa-jasa pahlawannya bisa diketahui oleh masyarakat,” ucap perwira tinggi bintang dua TNI AL tersebut.
Baca Juga:Kemensos Update Data DTSEN: 11 Ribu Orang Dicoret dari Bansos, Ini Caranya Jika Ingin Sanggah
Diberitakan sebelumnya, pengalihan pengelolaan TMP tersebut disepakati lewat penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin di Kantor Kemhan pada Kamis (2/4).
Keputusan tersebut sesuai dengan arahan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto kepada jajarannya. Yakni melakukan optimalisasi pengelolaan situs-situs kepahlawanan.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
