Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Mei 2017 | 02.46 WIB

Saat Imparsial Kritik Puisi Panglima TNI di Rapimnas Golkar, Katanya..

Direktur Imparsial, Al Araf - Image

Direktur Imparsial, Al Araf

JawaPos.com - Sikap Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai politik hari Senin, 22 Mei 2017 lalu adalah tidak tepat dan cenderung politis. Pernyataan tersebut disampaikan Imparsial.


Direktur Imparsial, Al Araf mengatakan, di dalam negara demokrasi, TNI adalah alat pertahanan negara yang dipersiapkan, dididik, serta dilatih untuk menghadapi perang. Karena itu, Panglima TNI seharusnya fokus membangun tentara yg profesional.


"Bukan malah datang ke Rapimnas partai politik dan membacakan puisi yg memiliki makna politis," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (24/5).


Sementara kehadiran Panglima TNI dalam Rapimnas Partai politik yang diikuti dengan pembacaan puisi tidak sejalan dengan tugas Panglima TNI sebagaimana diatur oleh undang-undang.


Menurut pandangannya, ini bukan yang pertama. Beberapa kali langkah Panglima terlihat politis dan tidak sejalan dengan UU TNI. Misalnya saat melakukan komplain terkait masalah anggaran pertahanan yang berujung konflik dengan Kementerian Pertahanan.


"Lalu adanya kehendak Panglima yang ingin memulihkan hak politik TNI," imbuhnya.


Untuk itu, Al Araf menilai, sudah saatnya Presiden mempertimbangkan pergantian Panglima TNI demi penyegaran dan reorganisasi TNI. "Sudah saatnya posisi Panglima TNI diletakkan sebagai jabatan yang sesuai dengan UU TNI untuk menciptakan tentara yg profesional," pungkasnya. (far/jpk)

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore