Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Januari 2017 | 15.31 WIB

Ketika Antasari Azhar Berkunjung ke Istana Menemui Jokowi: Sssttt….

Antasari Azhar setelah bertemua dengan Presiden Jokowi di kompleks Istana Merdeka, Kamis (26/1) - Image

Antasari Azhar setelah bertemua dengan Presiden Jokowi di kompleks Istana Merdeka, Kamis (26/1)


JawaPos.com - mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar tiba di Istana Merdeka, Kamis (26/1). Kedatangannya tak lain adalah untuk bertemu Presiden Joko Widodo. Di Istana yang biasa dipergunakan untuk menerima tamu-tamu penting itu, Antasari mengucapkan rasa terima kasih kepada Jokowi karena telah mengabulkan grasinya. 



Antasari yang mengenakan baju batik kuning kecokelatan datang sekitar pukul 14.50. Jadwal yang beredar, dia akan bertemu Jokowi pukul 16.00. 



Dia sempat menjawab beberapa pertanyaan wartawan sebelum masuk ke lingkungan Istana. "Yang pertama terima kasih atas grasi yang sudah diberikan beliau (Presiden Jokowi, Red). Itu saja," kata mantan narapidana kasus pembunuhan Dirut Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen itu.



Sejak keluar dari penjara pada 10 November 2016, Antasari sering mengungkapkan niatnya untuk membongkar kasus tersebut. Dia bersikeras dijebak dan dikriminalisasi. Dasarnya, pesan pendek ancaman pembunuhan kepada Nasrudin yang seolah dari dirinya



Antasari telah lama meminta untuk bisa bertemu dengan Jokowi. Bahkan, sebelum grasi yang dimintanya turun. ”Baru dijawab setelah grasi turun,” ujar dia lantas bergegas menuju Istana Merdeka yang terlihat dari Jalan Medan Merdeka Utara.



Kedekatan Antasari dengan istana itu sebenarnya sudah terlihat saat dia menghadiri ulang tahun ke-70 Megawati Soekarnoputri di Teater Jakarta Taman Ismail Marzuki, Senin (23/1) lalu. Ternyata pada hari yang sama Keputusan Presiden (Keppres) Nomor I/G/2017 tentang grasi itu juga dikirimkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. 



Berkat grasi itu, hukuman antasari dipotong enam tahun, dari 18 tahun menjadi 12 tahun. Jadi dia otomatis bebas murni sekarang. Boyamin Saiman, pengacara Antasari, mengambil surat grasi itu pada Selasa (24/1).



Juru Bicara Presiden Johan Budi menuturkan pertemuan Antasari dengan Jokowi itu didasarkan atas permohonan yang diajukan Antasari. Permohonan sudah diajukan sejak lama melalui Menteri Sekretaris Negara. ”Baru sore hari ini (kemarin, red) presiden bisa menerima Antasari,” terang dia kemarin.



Pertemuan Jokowi dan Antasari di Istana Merdeka itu tertutup dari media. Awak media sempat diminta merapat ke Istana Merdeka sekitar pukul 15.30. Tapi lantas diminta untuk kembali ke teras dekat Istana Kepresidenan.  



Sekitar pukul 16.30, Antasari terlihat keluar. Sayang dia enggan mengungkapkan apa saja yang dibicarakan dengan Jokowi. Dia bahkan terkesan menghidar dan mencari jalan menuju mobil yang membawanya. Tapi, awak media yang berjibun membuat langkah Antasari agak kesulitan. 



Saat diberondong berbagai pertanyaan, dia hanya mengacungkan jari telunjuk ke mulutnya tanda tidak mau bicara. ”Saya sedang batuk. Ya batuk karena anda ganggu terus tiap hari,” ucap dia. Didesak lebih lanjut dia lanjut mengunci mulutnya. Apakah Antasari dilarang bicara? ”Sssttt…ini kan ngomong,” jawab Antasari. 



Dia lantas masuk mobil Mitsubishi Dakar hitam dengan nomor polisi B 1707 CJC. Dia keluar lewat pintu sebelah timur Bina Graha yang biasa dijadikan pintu keluar pejabat negara seperti menteri.



Terpisah, Wakil Presiden Jusuf Kalla menuturkan wajar saja Antasari mendapakatkan grasi dari presiden. Dia menyebutkan grasi itu murni karena rasa kemanusiaan. Dia berharap tidak perlu ada yang mengait-ngaitkan pemberian grasi itu dengan urusan politik. 



”Sudah tahunan itu permintaan grasinya Antasari. baru dipenuhi, karena selalu butuh pertimbangan mahkamah agung dan apa. Dan itu murni kepada rasa kemanusiaan,” ujar JK di kantor wakil presiden kemarin. (jun/agm)



Editor: Thomas Kukuh
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore