
Pengakuan Akbar Faisal, Intervensi di MKD Sangat Nyata
JawaPos.com - Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Akbar Faisal benar-benar geram menangani kasus dugaan pelanggaran etik Ketua DPR Setya Novanto. Pasalnya, dugaan Setnov -sapaan Setya Novanto- melakukan intervensi melalui partainya benar-benar nyata.
Bentuk intervensi yang dimaksud Akbar adalah proses rapat MKD yang berlangsung tertutup. Melalui Wakil Ketua MKD Abdul Kahar Muzakir yang selaku pimpinan sidang seolah memaksa digelar tertutup bagi publik. Padahal sidang sebelumnya dilakukan secara terbuka.
Abdul Kahar Muzakir berasal dari fraksi Golkar, satu fraksi dengan Setnov. Ia didapuk sebagai wakil ketua MKD menggantikan Hardisoesilo menjelang MKD menyidangkan kode etik kasus Papa Minta Saham.
"Sejujurnya saya kaget kenapa dia, karena menurut saya itu konflik kepentingan," ujarnya di depan ruang MKD usai persidangan Setnov digelar,Senin (7/12).
Lantas apakah kahar yang membelokkan ini sehingga tertutup? "Saya ada di dalam, saya yang berteriak. Saya yang berteriak kepada Muzakir," tegasnya dengan lantang.
Politikus NasDem itu mengaku tak bisa membendung kekesalannya. Apalagi, ada permintaan sebelumnya agar Setnov diperiksa malam hari saja. "Mau periksa Novanto tengah malam, saya tolak dan saya harus buka di publik," ungkapnya.
Dalam sidang, Akbar mengungkapkan bahwa Setnov tidak ingin menjawab pertanyaan terkait rekaman.
"Kami hormati itu. Tapi kami, sata tetap memeberi pertanyaan mengacu konstruksi hukum dimana pengaduan ini masuk," ucap Akbar.
Anggota Komisi III DPR itu pun menyatakan Setnov membantah semua tuduhan yang telah dilaporkan Menteri ESDM Sudirman Said.
"Saudara terperiksa membantah semua tuduhan, laporan, isi rekaman yang jadi dasar MKD menyidangkan kasus ini," ceritanya.
Apakah ada bukti untuk bantahan Setnov? "Ngak tahu, dia cuma bantah saja. Itu haknya dia. Saya mau fokus pada pemeriksaan ini," tandasnya. (dna/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
