
Pemakaman prajurit TNI AD yang gugur dalam penembakan di PT Freeport. Pemakaman dilakukan secara militer di Timika pada Kamis (12/2). (Kodam XVII/Cenderawasih)
JawaPos.com - Penembakan rangkaian kendaraan patroli di Rest Area MP 50, PT Freeport Indonesia, Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah tidak hanya menyebabkan seorang prajurit TNI gugur dan dua korban luka. Kodam XVII/Cenderawasih mengungkap bahwa dua pucuk senjata api dicuri oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Letkol Infanteri Tri Purwanto menyampaikan hal itu dalam keterangan resmi terkait aksi penembakan pada Rabu (11/2). Menurut dia, aksi teror terhadap masyarakat dan karyawan PT Freeport Indonesia terjadi pada pukul 15.00 WIT, persisnya saat Koramil 1710-04/Tembagapura melaksanakan patroli rutin.
”Penembakan dilakukan secara mendadak dengan menghadang rangkaian patroli,” ujarnya.
Akibat penembakan tersebut, seorang prajurit TNI gugur dalam tugas. Korban bernama lengkap Sertu Arifin Cepa. Dia adalah prajurit TNI AD dari Koramil 1710-04/Tembagapura. Selain itu ada dua orang korban luka. Masing-masing bernama Serka Hendrikus yang juga personel Koramil 1710-04/Tembagapura dan seorang karyawan Freeport, Herman Rustaman.
”Korban luka saat ini dalam kondisi aman dan telah mendapatkan penanganan medis secara intensif. Sementara itu, prajurit yang gugur telah dimakamkan pada pukul 12.30 WIT di Timika dengan prosesi militer sebagai bentuk penghormatan terakhir atas dedikasi dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara,” terang dia.
Selain mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka, penembakan tersebut berdampak pada kerusakan pada sejumlah bagian kendaraan patroli serta hilangnya dua pucuk senjata milik personel TNI. Saat ini masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengevaluasi kejadian tersebut. Letkol Tri menegaskan bahwa Kodam XVII/Cenderawasih tetap berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di Papua.
”Kami mengutuk keras aksi teror tersebut. TNI akan terus hadir untuk menjamin keamanan masyarakat dan tidak akan gentar menghadapi segala bentuk ancaman terhadap kedaulatan dan keselamatan warga,” tegasnya.
Lebih lanjut, perwira menengah TNI AD dengan dua kembang di pundak itu menyatakan bahwa Kodam XVII/Cenderawasih juga terus melakukan langkah-langkah koordinatif dan terukur guna memastikan situasi tetap kondusif. Mereka juga memastikan terciptanya rasa aman bagi masyarakat di Papua, khususnya Mimika.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
