
Politikus PDIP Masinton Pasaribu menginginkan pemeriksaan sembilan orang hakim konstitusi digelar secara terbuka.
JawaPos.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai banyak kalangan politikus sebagai parpol yang rajin bikin sensasi. Terbaru adalah soal pidato Grace Natalie yang menjelekan partai politik lain dalam soal toleransi dan anti-korupsi.
Salah satu politikus parpol yang melontarka kritik pedas pada PSI adalah Masinton Pasaribu. Menurut kader PDIP itu, sebetulnya sangat malas mengomentari PSI yang umurnya baru seumur jagung ini. Alasannya partai yang diketuai oleh Grace Natalie tujuannya hanyalah cari sensasi.
"Mengkomentari yang 'odong-odong' begini menurut saya enggak pas juga. Karena mereka kerjanya cuma cari sensasi," ujar Masinton dalam sebuah diskusi di kawasan Gambir, Jakarta, Kamis (14/3).
Anggota Komisi III DPR ini mengungkapkan, PSI tidak ada apa-apanya dengan PDIP dalam memperjuangkan pluralisme, kebhinekaan. PDIP telah teruji oleh sejarah dengan memperjuangkan itu.
Karena itu, Masinton menyarankan kepada PSI jangan mengajari atau menjelek-jelekan partai yang lebih dulu berjuang untuk masyarakat Indonesia.
"Masa odong-odong mau ngajari mobil truk berlari," tegasnya.
Lebih lanjut Masinton mengatakan, koalisi di Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin juga solid dan tidak terganggu oleh manuver yang dimainkan oleh PSI. Alasannya karena PSI di TKN hanyalah partai penyemangat saja.
"PSI enggak pernah kami anggap, jadi enggak ganggu apa-apa. Ya jadi cherleader saja," pungkasnya.
Sebelumnya diketahui, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie melakukan pidato politik di Medan, Senin (11/3). Dalam pidatonya, Grace mempertanyakan sikap para partai nasionalis tentang sikap anti korupsi dan toleransi yang tampaknya belum di implementasikan.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
