Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Maret 2018 | 02.16 WIB

Doa Cak Imin Sebagai Wapres Saat Pelantikan Wakil Ketua MPR, Sengaja?

Dalam doa yang dibacakannya di sidang Paripurna Pelantikan Tiga Wakil Ketua MPR baru, Jazilul menyebut ketua umumnya sebagai Wakil Presiden, yang seharusnya dilantik sebagai Wakil Ketua MPR. - Image

Dalam doa yang dibacakannya di sidang Paripurna Pelantikan Tiga Wakil Ketua MPR baru, Jazilul menyebut ketua umumnya sebagai Wakil Presiden, yang seharusnya dilantik sebagai Wakil Ketua MPR.

JawaPos.com - Pelantikan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) diwarnai oleh kejadian menarik. Pasalnya, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid yang dimandatkan sebagai pembaca doa, sempat salah mengucap pelafalan doa dalam sidang paripurna pelantikan itu.


Dalam doa tersebut, dirinya sempat salah menyebut jabatan baru, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Jazilul menyebut ketua umumnya sebagai Wakil Presiden, yang seharusnya dilantik sebagai Wakil Ketua MPR. Dirinya pun tersenyum setelah sempat salah sebut jabatan pimpinanya itu.


Mengklarifikasi hal itu, Jazilul menuturkan, dirinya mengaku kejadian itu murni bentuk ketidaksengajaan. Menurutnya kesalahan itu disebabkan karena terlalu sering menyebut Cak Imin sebagai cawapres.


"Karena keseringan ngomong soal wapres-wapres itu aja. Jadi saya salah sebut. Nggak mungkin saya mempermainkan forum yang sedemikian mulia ya," kata Jazilul setelah rapat paripurna MPR digelar di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (26/3).


Lebih lanjut, Jazilul menegaskan, dirinya pun mengaku merasa malu dengan kesalahan pengucapan yang menyebut Cak Imin dilantik sebagai Wakil Presiden. Meski begitu, katanya, dirinya pun merasa heran kesalahannya itu justru direspons positif oleh koleganya di parlemen.


"Malu lah orang kita salah kan. Cuma kok sebagian teman-teman partai lain bilang ‘bagus Pak, bagus Pak’, mana yang bagus, saya kan salah tadi," tuturnya.


"Kalau itu ada kesengajaan tentu saya bikin doanya lebih bagus dari itu. Makanya saya langsung buru-buru tutup dengan doa penutup tadi kan. Sampe nervous, nanti bisa gempar kan," lanjut.


Sebagai informasi, pimpinan MPR telah resmi bertambah menjadi delapan orang, setelah tiga orang Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani, dan Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Ahmad Basarah dilantik menjadi wakil ketua MPR.


Sementara itu, Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan, semoga tiga pimpinan MPR baru ini bisa memperkuat sosialisasi Pancasila dan empat pilar kebangsaan kepada masyarakat.


"Saya percaya dengan Pancasila, kita semakin kokoh karena ada prinsip keadilan, prinsip ketuhanan, dan memperkokoh persatuan," katanya.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore