
Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS, Wirianingsih (tengah) bersama anak-anak di RKI PKS, Minggu (22/4)
JawaPos.com - Ada yang spesial dalam perayaan Hari Kartini 2018 yang digelar Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Minggu (22/4). Mereka memilih merayakannya di Kawasan Berikat Nusantara, Jakarta Utara.
Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS, Wirianingsih menyebut alasan pemilihan kawasan padat industri berangkat dari keprihatinan PKS terhadap nasib anak-anak. Yakni yang ditinggal bekerja oleh orang tua mereka.
"Ada sekitar 67 ribu buruh yang tinggal disini dan 70 persennya adalah perempuan. Saya mendengar keluhan buruh-buruh perempuan tersebut tentang nasib anak-anak mereka yang ditinggal bekerja, dan kami hadir dengan membuat Day Care untuk penitipan anak-anak mereka," terang perempuan yang akrab disapa Wiwik ini.
BPKK PKS melalui Rumah Keluarga Indonesia (RKI) lantas mendirikan sebuah Tempat Penitipan Anak (TPA) di wilayah Cilincing, Jakarta Utara. Pendirian Tempat Pendirian Anak di kawasan industri ini menurut Wiwik merupakan perjuangan PKS untuk melanjutkan perjuangan Kartini.
"PKS sangat memperhatikan nasib kaum perempuan, kami hadir ditengah-tengah perempuan Indonesia sebagai upaya melanjutkan perjuangan Kartini, begitu juga dengan pendirian Day Care ini, ini hanya salah satu langkah kecil kami," lanjut Wiwik.
Sampai saat ini, sudah terdaftar dua puluh anak yang tergabung dalam Rumah Asuh RKI. Menurut Wiwik, jumlah tersebut akan terus bertambah melihat antusiasme masyarakat sekitar.
Salah satu buruh perempuan yang menitipkan anaknya di Rumah Asuh RKI, Wahiroh mengaku sangat terbantu dengan dengan fasilitas yang diberikan oleh RKI PKS.
Selama ini, buruh yang sudah bekerja selama 25 tahun di Jakarta ini mengaku khawatir menitipkan anaknya ke tetangga selama bekerja.
"Pas awal bekerja sebenarnya saya bingung, bagaimana nasib anak saya kalau saya bekerja. Tapi saya harus bekerja untuk menghidupi keluarga dan ibu saya di kampung. Alhamdulillah saya bertemu dengan kader PKS yang mendirikan tempat penitipan anak, insyaAllah saya percaya kepada mereka yang bisa mendidik akhlak dan agamanya," ujar Wahiroh.
Wirianingsih pun mendorong keberadaan Tempat Penitipan Anak yang edukatif dan terjangkau di kawasan padat industri. Wiwik meminta pemerintah bisa menetapkan kepada setiap perusahaan dengan skala tertentu diwajibkan untuk menyediakan tempat penitipan anak di tempat kerja.
Tentu dengan melalui proses musyawarah terkait peraturan teknis penyediaan fasilitas tersebut."Dapat juga pemerintah memberi insentif tertentu kepada perusahaan yang menyediakan fasilitas tempat penitipan anak di lingkungan kerja, sehingga para pengusaha termotivasi," pungkas Wiwik.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
