
Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (11/2). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com).
JawaPos.com – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, merespons usulan Partai Amanat Nasional (PAN) yang mewacanakan pasangan Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.
Menurut Hasto, saat ini seluruh elemen bangsa seharusnya lebih fokus menyelesaikan berbagai persoalan rakyat dibanding membahas kontestasi politik yang masih jauh.
“Kalau kita lihat, penanganan bencana juga belum selesai. Ketidakadilan dalam mendapatkan kehidupan yang layak secara kemanusiaan itu masih terjadi. Jadi, lebih baik kita fokus menyelesaikan masalah-masalah rakyat,” kata Hasto di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (11/2).
Ia menegaskan, agenda politik seperti Pemilu akan tetap berlangsung setiap lima tahun tanpa perlu terus-menerus dibahas sejak dini. Menurutnya, setiap partai politik tentu sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi pesta demokrasi tersebut.
“Pemilu tanpa kita bahas sekarang pun akan terjadi lima tahunan. Setiap partai sudah menyiapkan strategi, baik secara organik melalui kekuatan internal partai untuk tumbuh dan berkembang, maupun dengan melihat momentum politik yang dijawab melalui strategi masing-masing partai,” tegasnya.
Karena itu, Hasto menilai perhatian pemerintah sebaiknya diarahkan pada kerja-kerja konkret untuk kemaslahatan rakyat.
“Yang harus kita kedepankan adalah prestasi bagi rakyat. Kontestasi itu adalah kontestasi mencapai prestasi untuk rakyat, bukan sekadar berbicara soal elektoral yang waktunya masih lama dan sudah terjadwal. Itu sikap PDI Perjuangan,” imbuhnya.
Sebelumnya, wacana duet Prabowo–Zulhas untuk Pilpres 2029 mencuat setelah Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno, menyatakan dukungannya terhadap Zulkifli Hasan untuk mendampingi Prabowo.
“Kalau ditanyakan hari ini, saya tentu mendukung Pak Zulhas mendampingi Pak Prabowo di tahun 2029,” ujar Eddy, Kamis (5/2).
Meski demikian, Eddy menegaskan bahwa dukungan tersebut belum menjadi keputusan resmi partai. Sementara itu, Prabowo juga belum mengambil keputusan terkait wacana tersebut.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
