etua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya melakukan silaturahmi kepada para masyayikh di Pondok Pesantren Lirboyo, Jawa Timur, Kamis (27/11).
JawaPos.com-Rapat Harian Tanfidziyah PBNU menetapkan sejumlah rotasi jabatan penting dalam struktur kepengurusan. Rspat itu dikabarkan memutuskan pergantian Sekretaris Jenderal (Sekjen) dan Bendahara Umum PBNU.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, memutuskan bahwa Drs. Saifullah Yusuf atau Gus Ipul tidak lagi menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PBNU. Rapat itu digelar pada di lantai 8 Gedung PBNU, Jakarta, pada Jumat (28/11).
"Dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf, diputuskan bahwa Drs. Saifullah Yusuf tidak lagi menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PBNU," sebagaimana keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com.
Gus Ipul kini dipindahkan sebagai Ketua PBNU bidang Pendidikan, Hukum, dan Media. Sementara, jabatan Sekretaris Jenderal kini diamanahkan kepada Dr. Amin Said Husni, yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua Umum PBNU bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK). Posisi Waketum bidang OKK kemudian diisi oleh KH Masyhuri Malik.
Selain itu, Gudfan Arif Ghofur turut mengalami rotasi dari jabatan Bendahara Umum menjadi Ketua PBNU bidang Kesejahteraan. Sebagai pengganti, jabatan Bendahara Umum kini diisi oleh H. Sumantri Suwarno.
Rotasi ini, sebagaimana tercantum dalam risalah rapat, dilakukan untuk meningkatkan efektivitas dan kinerja organisasi, termasuk mengatasi penyumbatan birokrasi internal seperti mandeknya banyak SK di meja Sekjen yang dinilai menghambat jalannya organisasi.
Risalah rapat juga menegaskan bahwa seluruh keputusan rotasi jabatan dilakukan sesuai Anggaran Rumah Tangga (ART) NU Pasal 94 serta Peraturan Perkumpulan Nomor 10 Tahun 2025 dan Nomor 13 Tahun 2025.
"Karena itu, perpindahan jabatan sepenuhnya berada dalam kewenangan Pengurus Besar Harian Tanfidziyah PBNU," bunyi risalah tersebut.
Selain membahas rotasi jabatan, rapat tersebut juga menyimpulkan perlunya penyempurnaan draf Roadmap NU 2025–2050, penataan ulang penggunaan ruangan di Gedung PBNU, serta pendalaman sejumlah masukan dari Rais dan Ketua PWNU se-Indonesia terkait persiapan Harlah NU.
"Seluruh hasil rapat akan dibawa ke Rapat Harian Syuriyah dan Tanfidziyah untuk pembahasan lebih lanjut," paparnya. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022