Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 27 September 2025 | 05.04 WIB

Dukung Mardiono di Muktamar PPP, Epyardi Asda Minta Jangan Sampai Ada Orang yang "Menjual" Partai

SATU BARISAN: Epyardi Asda, Mardiono, dan M. Amir Uskara dalam satu pertemuan di Jakarta beberapa hari lalu. (Istimewa untuk JawaPos.com)

JawaPos.com - Kontestasi menjelang Muktamar X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) semakin panas. Para politisi saling mengeluarkan pernyataan dalam dukungan kandidat yang akan memimpin partai berlambang ka'bah. 

Politikus PPP Epyardi Asda yang semula sempat mendapat dorongan dari sejumlah kader PPP untuk maju di Muktamar X sebagai salah satu kandidat ketua umum, kini menyatakan mendukung Mardiono untuk melanjutkan perjuangan PPP. Apalagi saat ini PPP tidak berada di parlemen.

Epyardi Asda berharap Mardiono mampu membangkitkan kembali PPP dan bisa berada di DPR. Pernyataan mantan ketua DPP PPP itu disampaikan setelah dirinya berkomunikasi langsung dengan Mardiono, M. Amir Uskara, Arwani Thomafi, dan Muhammad Idror (Gus Idror). "Saya sudah berkomunikasi dengan mereka dan menyatakan mendukung Mardiono untuk maju menyelamatkan PPP," ujar Epyardi Asda kepada JawaPos.com pada Jumat malam (26/9).

Menurut dia, dalam membesarkan PPP dibutuhkan kondisi pengurus atau tim yang guyup. Seluruh kader, tokoh, dan ulama yang selama ini berada di barisan PPP harus bersatu dan guyup. "Langkah ini demi mengembalikan PPP sebagai partai umat untuk berjuang demi bangsa,"tegasnya.  

Epyardi Asda yang pernah menjadi Bupati Solok itu mengatakan, dalam kontestasi di Muktamar X, PPP sangat terbuka dengan siapa saja. Jika ada tokoh atau figur yang mau bergabung sangat diterima oleh kader. "Namun gabung partai jangan langsung jadi ketua umum. Mulailah dari kader dan pengurus harian dulu," ungkapnya.  

Dia sangat prihatian dengan adanya oknum-oknum kader atau orang-orang yang menyatakan dirinya sebagai tokoh PPP. Orang itu kerap "menjual" PPP ke pihak luar demi kepentingan pribadi atau golongan tertentu. Contohnya Muhammad Romahurmuziy.

Dia menekankan sangat sampai ada muncul orang-orang yang ingin "menjual" partai ini. "Romy (Romahurmuziy,red) stop menjual partai ini. Jangan menjual klaim-klaim tertentu demi kepentinganmu," ujarnya. 

Sebelumnya, Wakil Ketua DPW PPP Aceh Ishak Yusuf mengungkap saat ini arus bawah PPP di Aceh mayoritas telah berkomitmen memberi dukungan kepada Mardiono. PPP perlu hijrah untuk meraih kemenangan. PPP harus beralih dari model kepemimpinan sekarang menuju kepemimpinan baru yang lebih progresif.  

"Ketum PPP nanti harus mampu menakhodai partai untuk meraih kembali kursi DPR yang hilang dan menempatkan eksistensi PPP menjadi udara bagi napas kehidupan umat,” pungkas Ishak Yusuf.

Sebagaimana diketahui, Muktamar X PPP dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 27-29 September 2025. Salah satu agendanya memilih ketua umum PPP untuk periode 2025-2030. 

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore