
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengunggah pita hitam dalam akun media sosial Instagram, Jumat malam (29/8). (Instagram @jokowi)
JawaPos.com - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan, 21, seorang pengemudi ojek online (ojol) yang meninggal dunia dalam insiden di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis malam (28/8).
Melalui unggahan di media sosial pribadinya, Jokowi menampilkan pita hitam sebagai tanda duka, sekaligus menyampaikan doa bagi almarhum dan keluarganya.
“Saya ikut berduka cita atas meninggalnya Alm Affan Kurniawan,” tulis Jokowi dalam media sosial Instagram, Jumat malam (29/8).
Ia menegaskan, kabar duka tersebut membuat dirinya dan banyak pihak terpukul, terutama mengingat situasi yang terjadi saat aksi demonstrasi berlangsung. Jokowi juga menyampaikan empati terhadap keluarga yang ditinggalkan.
“Terpukul membayangkan rasa kehilangan yang dirasakan keluarga,” ucapnya.
Rasa kehilangan yang mendalam ini tidak hanya dirasakan oleh pihak keluarga, tetapi juga masyarakat luas yang turut menyaksikan peristiwa tersebut. Jokowi berharap keluarga almarhum diberi keteguhan hati untuk menghadapi ujian berat ini.
“Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga selalu diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi ujian berat ini,” imbuhnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022