
Mantan Kabaranahan Kemhan Laksamana Muda TNI (Purn) Leonardi menjalani sidang eksepsi di Pengadilan Militer II-08 Jakarta pada Jumat (10/4). (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan satelit slot orbit 123 derajat Bujur Timur di Kementerian Pertahanan (Kemhan) Laksamana Muda TNI (Purn) Leonardi mengutus tim kuasa hukum ke Solo. Dia meminta timnya mengirimkan surat secara langsung kepada Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi saksi mahkota dalam persidangan kasus tersebut.
Sampai saat ini, Leonardi sebagai mantan kepala Badan Sarana Pertahanan (Baranahan) Kemhan masih menjalani sidang di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta. Bersama 2 orang lainnya, purnawirawan TNI AL itu didakwa bersama-sama mengakibatkan kerugian keuangan negara dengan nilai mencapai USD 21 juta atau lebih dari Rp 306 miliar.
”Kami mengajukan undangan permohonan sebagai saksi di persidangan koneksitas Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta. Kami juga menyampaikan kronologis kenapa beliau kami surati datang ke sini,” kata Rinto Maha, kuasa hukum Leonardi, dikutip Selasa (26/5).
Selain Jokowi yang bertugas sebagai presiden saat pengadaan tersebut berlangsung, Leonardi juga memohon kehadiran Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu sebagai menteri pertahanan (menhan). Menurut Rinto Maha, pihaknya sudah bersurat kepada ketua Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta untuk menghadirkan kedua saksi tersebut.
”Kami juga sudah melakukan penyuratan ke ketua pengadilan untuk menghadirkan saksi Joko Widodo dan Ryamizard Ryacudu,” ujarnya.
Berdasar informasi yang diterima oleh awak media, Rinto Maha datang langsung ke Solo pada Senin (25/5). Namun, dia tidak berhasil bertemu dengan Jokowi. Sehingga surat untuk Jokowi dititipkan kepada Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang bertugas di kediaman mantan wali kota Solo dan gubernur DKI Jakarta tersebut.
Menurut Rinto Maha, kliennya mengirimi Jokowi surat bukan tanpa alasan. Menurut dia, kehadiran Jokowi dalam persidangan sangat penting bagi kliennya. Menurut dia, Jokowi adalah presiden yang menginstruksikan kepada menhan untuk menyelamatkan slot orbit 123 derajat Bujur Timur dalam Rapat Terbatas (Ratas) pada awal Desember 2015.
”Dalam arahan tersebut laksanakan dan selamatkan. Kami punya dokumennya,” ucap Rinto.
Dalam fakta persidangan yang sudah berlangsung, lanjut Rinto Maha, Indonesia akhirnya kehilangan slot orbit 123 derajat Bujur Timur yang dibutuhkan oleh negara. Salah satu penyebabnya tidak lain karena proyek pengadaan satelit di Kemhan mangkrak. Namun demikian, dia menegaskan bahwa kliennya tidak pernah menerima uang, komisi, fee, atau gratifikasi.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
