
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, saat menyampaikan sambutan dalam acara Munas XII SOKSI di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (20/5). (Ridwan)
JawaPos.com - Politikus senior Partai Golkar, Nurdin Halid, membantah keras isu yang menyebutkan adanya rencana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) untuk mengganti Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Nurdin menegaskan, kabar tersebut tidak berdasar dan hanya manuver segelintir pihak yang frustasi.
"Isu Munaslub Golkar itu hoaks. Itu isu murahan yang tidak perlu direspon," kata Nurdin kepada wartawan, Sabtu (2/8).
Menurut Wakil Ketua Komisi VI DPR RI itu, tidak ada urgensi untuk menyelenggarakan Munaslub, karena kepemimpinan Bahlil dinilai masih solid dan efektif. Ia menuding isu tersebut digulirkan oleh oknum-oknum yang memiliki ambisi pribadi untuk merebut kekuasaan di tubuh partai.
"Isu Munaslub itu dikembangkan oleh orang-orang frustasi yang mencoba kasak-kusuk untuk meraih kekuasaan," tegasnya.
Nurdin mengingatkan segala bentuk provokasi dan upaya untuk merongrong stabilitas Partai Golkar akan ditindak tegas. Ia menilai tindakan seperti itu sangat berbahaya karena dapat memecah belah kekuatan partai.
"Hati-hati, jangan sampai niat jahat Anda justru berbalik merugikan diri sendiri. Golkar tidak akan membiarkan upaya pelemahan ini terus berlanjut," ujarnya.
Nurdin menegaskan di bawah kepemimpinan Bahlil, Partai Golkar justru tengah berada di jalur yang benar. Konsolidasi organisasi berjalan baik dari pusat hingga ke daerah, dan program-program partai terus menunjukkan kemajuan.
"Golkar sangat solid di bawah kepemimpinan Ketua Umum Bahlil. Konsolidasi partai terus bergerak dinamis. Program-program partai juga berjalan baik," urai Nurdin.
Soliditas tersebut, menurut Nurdin, menjadi modal kuat bagi Partai Golkar untuk fokus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ia menyebut seluruh kader Golkar, baik di eksekutif maupun legislatif, berkomitmen menjalankan agenda strategis nasional.
"Suasana dan kondisi Partai Golkar yang solid membuat seluruh kader di pusat dan daerah fokus melaksanakan program-program strategis pemerintahan Prabowo–Gibran," jelasnya.
Nurdin juga menyoroti kritik terhadap Bahlil sebagai Menteri ESDM. Ia menyebut Bahlil telah menjalankan tugasnya dengan baik, termasuk dalam memimpin Satgas Hilirisasi. Menurutnya, dinamika di sektor energi adalah hal wajar mengingat kompleksitasnya.
"Kementerian ESDM itu kementerian vital. Presiden Prabowo mempercayakan posisi ini kepada Pak Bahlil, termasuk program hilirisasi sumber daya alam yang sangat strategis," ujarnya.
Sebagai bukti kepercayaan Presiden, Nurdin mengungkapkan bahwa Bahlil dipanggil khusus ke Istana oleh Presiden Prabowo pada Senin (28/7) untuk membahas dua isu penting, target produksi minyak dan strategi peningkatan PNBP. Pertemuan selama 3,5 jam itu juga membahas rencana besar impor energi dari Amerika Serikat senilai 15 miliar dolar AS.
"Sulit dipahami bagaimana mungkin menteri kepercayaan Presiden seperti Pak Bahlil kemudian diisukan Istana mendukung Munaslub untuk menggantikan dirinya sendiri," pungkasnya.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
