Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi saat menyampaikan keterangan Rabu (21/8/2024). (ANTARA/Andi Firdaus)
JawaPos.com - Pengamat politik Badan Risat Inovasi Nasional (BRIN) Wasisto Raharjo Jati menilai mundurnya Hasan Nasbi dari kepala Kantor Komunikasi Presiden (PCO) menjadi cerminan dari persoalan komunikasi di lingkaran istana. Diakuinya, kiprah PCO selama ini jauh dari optimal.
Wasisto menjelaskan, PCO selama ini memiliki jarak dengan istana. Hal itu sudah terlihat dari posisi Kantor PCO yang letaknya diluar lingkar istana. "Hal ini secara simbolis mengisyaratkan bahwa PCO berada di luar lingkar dalam dan strategis presiden," ujarnya kepada Jawa Pos, Rabu (30/4).
Hambatan psikologis itu, membuat pola komunikasi cenderung tidak tersentralkan ke PCO. Misalnya berbagai hasil rapat istana yang cenderung langsung disampaikan oleh presiden atau pejabat yang berwenang.
"Hal ini yang saya pikir perlu ada pembenahan," imbuhnya.
Salah satu masalah di PCO, lanjutnya adalah minimnya akses ke lingkar Istana. Tanpa akses tersebut, suasana kebatinan istana terus berjarak dengan PCO.
Terkait ditunjuknya Menteri Sekretaris Negara sebagai juru bicara baru, dia menilai sebagai upaya Mensesneg untuk berinteraksi langsung dengan publik melalui media. Sebagai bagian lingkar dalam presiden, mensesneg bisa menjembatani pemikiran atau kebijakan presiden dengan aspirasi publik lewat media.
Meski demikian, Wasisto menilai PCO tetap relevan. "Saya pikir relevan, hanya saja kalau itu digeser kantornya ke istana, akan lebih strategis," jelasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
