Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 31 Januari 2025 | 18.13 WIB

Bertemu Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Menhan Perancis Pastikan Kawal Pengadaan Pesawat Tempur Rafale untuk Indonesia

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyambut kedatangan Menhan Perancis Sebastian Lecornu di Kantor Kemhan pada Jumat (31/1). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com).

JawaPos.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyambut kedatangan Menhan Perancis Sebastian Lecornu dengan Upacara Jajar Kehormatan di Kantor Kemhan, Jakarta Pusat, pada Jumat (31/1). Dalam pertemuan kedua menhan tersebut, dibahas beberapa hal berkaitan dengan kerja sama bidang pertahanan. Termasuk soal jual beli alat utama sistem persenjataan (alutsista). 

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen ) Kemhan Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas menyampaikan bahwa Indonesia dengan Perancis memiliki hubungan yang sangat baik. Apalagi dua tahun belakangan, kerja sama kedua negara meningkat signifikan. Indonesia kini tengah menunggu kedatangan pesawat tempur Dassault Rafale dan sudah berkomitmen untuk membeli kapal selam Scorpene.

”Untuk kerja sama dalam konteks peralatan militer, baik dengan perubahan teknologi maupun kerja sama dalam bentuk lainnya. Karena dengan adanya kerja sama dalam produksi peralatan militer tentunya juga ada transfer teknologi dan juga menciptakan lapangan pekerjaan,” terang Brigjen Frega. 

Dari Perancis, Indonesia membeli 42 unit pesawat tempur Dassault Rafale. Jet tempur generasi 4.5 tersebut bakal menambah kekuatan TNI AU dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan bangsa dan negara. Dalam pertemuan dengan Menhan Sjafrie, Menhan Lecornu memastikan bakal terus mengawal produksi puluhan unit pesawat tempur tersebut. 

Baca Juga: Presiden Prabowo Inisiasi Lahirnya Lorong Sejarah Kemhan, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Putuskan Dibuka untuk Umum

”Jadi, yang memang sudah final adalah pengadaan pesawat tempur dan (Rafale) ini juga mempunyai karakteristik yang tidak kalah dengan pesawat tempur lainnya. Sehingga ini juga diharapkan akan memperkuat dan ada komitmen dari menhan Perancis ini akan terus dikawal,” ucap Frega. 

Di luar itu, jenderal bintang satu TNI AD tersebut menyampaikan bahwa Perancis juga ingin meningkatkan kerja sama dengan Indonesia dalam bidang pertukaran personel hingga operasional prajurit. Mereka ingin jumlah dan frekuensi kerja sama tersebut terus ditambah. Itu dilakukan secara paralel dengan peningkatan aktivitas kerja sama militer di antara kedua negara beberapa tahun belakangan. 

”Jadi, kedua negara berharap bahwa ada peningkatan secara kuantitas jumlah personel yang nantinya bisa dikirim, bukan hanya untuk pendidikan, tapi juga mengikuti pelatihan. Karena kita tahu dalam dua dan tiga tahun terakhir ini, aktivitas kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Prancis menunjukkan peningkatan. Beberapa latihan bersama juga sudah dilakukan,” jelasnya.

 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore