Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 November 2024 | 22.35 WIB

Benny Mamoto Sebut Peran Dewas Belum Optimal Cegah Pelanggaran Etik di KPK

 
 

Ketua Harian Kompolnas Irjen (Purn) Benny Mamoto. Laily Rahmawaty/Antara

 
JawaPos.com - Calon Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Benny Jozua Mamoto menyebut, pengawasan yang dilakukan Dewas KPK secara kelembagaan belum optimal. Mengingat, masih banyaknya pelanggaran etik hingga pidana yang menimpa para insan KPK.
 
"Pengawasan terhadap KPK belum maksimal artinya Dewas ebelum optimal menjalankan peran dan fungsi pengawasan," kata Benny Mamoto saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan calon Dewas KPK di Komisi III DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11).
 
Ia menilai, Dewas memiliki beberapa kendala dalam menjalankan tugasnya terhadap kelembagaan KPK. Sebab, masih terbatasnya pengawasan secara tidak langsung, lantaran tidak turun ke lapangan dan hanya pengawasan represif, bukan preventif.
 
Benny menekankan, perlu adanya upaya optimalisasi peran Dewas untuk meminimalisir pelanggaran, maupun penyalahgunaan wewenang KPK antara lain dengan optimalisasi pengawasan secara langsung dan pengawasan yang sifatnya preventif.
 
Karena itu, Benny menuturkan perlunya komunikasi antara Dewas dengan Pimpinan KPK. Serta, rekomendasi Dewas dapat dipatuhi oleh KPK.
 
 
"Rekomendasi yang kami sampaikan adalah bagaimana optimalisasi pengawasan secara langsung ini nanti tentunya perlu kesepakatan, kemudian yang bersifat preventif. Jadi idealnya adalah pengawasan dilakukan sejak awal dalam proses sampai akhir dan kemudian dievaluasi bersama-sama," pungkas Benny.
Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore