
Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini berharap pemrintah lebih senistif dengan kondisi rakyat dan lebih kreatif dalam menarik investor asing. Bukan tenaga kerja asing.
JawaPos.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyebutkan momentum May Day 2018 merupakan tolak ukur keberpihakan pemerintah terhadap pekerja dalam negeri. Karena itu Presiden Joko Widodo haruse segera mencabut Perpres 20 Tahun 2018.
Menurut Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini, Perpres tersebut tersebut bukti pemerintah yang tak sensitif terhadap kondisi dan masalah buruh.
"Perpres tidak menimbang atau sekurangnya tidak sensitif terhadap rasa keadilan sosial rakyat Indonesia," kata Jazuli Juwaini kepada JawaPos.com, Selasa (1/5).
Menurut Jazuli, pemerintah seharusnya lebih kreatif lagi untuk menarik investasi yang dapat menyerap tenaga kerja dalam negeri. Sebaliknya, investasi jangan malah membuka pulang tenaga kerja asing masuk ke dalam negeri dalam jumlah yang besar.
"Ini soal posisi tawar tenaga kerja kita yang harus diperjuangan Pemerintah, ini juga soal marwah negara di depan investor asing. Apalagi faktanya ada disparitas gaji atau penghasilan antara TKA dan pekerja lokal untuk kualifikasi pekerjaan yang sama," katanya
Karena itu, dirinya mendesak pemerintah seharusnya memberdayakan tenaga kerja lokal bangda sendiri dalam proyek-proyek investasi ataupun prioritas pemerintah. Dengan begitu, tenaga kerja dalam negeri nantinya dapat lebih sejahtera dari sebelumnya.
"Ayo sejahterakan tenaga kerja kita dengan berbagai kemudahan pelayanan dan kesejahteraan yang semakin meningkat. Ini namanya Pemerintah baru top," ungkapnya.
Lebih lanjut, Jazuli menambahkan, dengan berbagai kritikan yang dilontarkannya itu, pihaknya menegaskan bukan anti asing ataupula anti investasi. Namun demikian, harus adanya skala prioritas yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
"Artinya kalau rakyat masih banyak yang menganggur tugas Pemerintah seharusnya mencari investasi yang menyerap banyak tenaga kerja, bikin proyek-proyek negara yang padat karya untuk rakyat atau fokus pada kebijakan yang mempermudah dan mensejahterakan buruh sendiri," tutupnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
