
Massa mulai memadati area Jakarta Internasional Stadium (JIS), Jakarta Utara, jelang dimulainya kampanye akbar AMIN
JawaPos.com - Lautan manusia menyoraki tiap bunyi tanda kereta lewat di area dekat pintu gerbang masuk Jakarta Internasional Stadium (JIS). Hal itu sehubungan dengan diselenggarakannya agenda Kampanye Akbar Anies-Muhaimin bertajuk "Ber1 Berani Berubah" hari ini, Sabtu (10/2).
Baca Juga: Takatoshi Uchida, Pemain Jepang Pertama di Persebaya Surabaya, Kisahnya Dulu dan Apa Kabarnya Kini?
Pantauan JawaPos.com di lokasi, orang-orang sudah berjubel, berdesakan sejak 3 kilometer dari gerbang JIS. Pejalan kaki bahkan mesti bermacet-macetan saat akan masuk ke area JIS. Pasalnya, kendaraan motor dan mobil juga parkir sembarang di jalanan.
Sehingga, saat plang kereta api mulai tertutup atau bahkan ketika Kereta Rel Listrik (KRL) lewat, para pendukung Anies-Muhaimin itu bersorak "huuu" lantaran perjalanan jadi lebih terhambat.
Tak ada polisi, panitia, atau orang yang mengatur manusia yang berdesakan sebanyak itu. Namun, lautan manusia itu tetap tampak tertib. Hanya sedikit ada dorong-dorong ketika suara plang rel kereta bersuara.
Orang-orang yang sudah berjalan dan berada di tengah rel panik. Sehingga sempat terjadi dorong-mendorong agar bisa segera lolos dari rel tersebut.
Stasium Kampung Bandan dipadati penumpang KRL yang akan menuju JIS untuk mengahadiri kampanye akbar AMIN pada Sabtu (10/2)
Sebelumnya, Dewan Pertimbangan Tim Nasional pemenangan Anies-Muhaimin (Timnas AMIN) Awalil Rizky memperkirakan ada 5 juta orang yang ingin menghadiri Kampanye Akbar AMIN di Jakarta Internasional Stadium (JIS), Sabtu (10/2) besok. "Jadi besok sekurang-kurangnya sudah 5 juta (orang yang hadir di JIS)," ujarnya kepada JawaPos.com, Jumat (9/2).
Jumlah itu menurutnya jauh lebih besar dari daya tampung JIS secara keseluruhan. Sehingga, pihaknya mengimbau agar warga tak perlu memaksakan datang bila terkendala.
"Kita tidak melarang, tapi sampai ada persuasi jadi kawan kawan yang jauh cukup mendoakan. Terutama buat mereka yang fisiknya tidak memungkinkan segala macem," ungkapnya. (*)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
