Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Februari 2024 | 15.22 WIB

Berangkat ke Kampanye Akbar AMIN, Berjubel ke Area JIS Ikut Kumpul Akbar Anies-Muhaimin, Soraki Tiap Ada KRL Lewat

Massa mulai memadati area Jakarta Internasional Stadium (JIS), Jakarta Utara, jelang dimulainya kampanye akbar AMIN - Image

Massa mulai memadati area Jakarta Internasional Stadium (JIS), Jakarta Utara, jelang dimulainya kampanye akbar AMIN

JawaPos.com - Lautan manusia menyoraki tiap bunyi tanda kereta lewat di area dekat pintu gerbang masuk Jakarta Internasional Stadium (JIS). Hal itu sehubungan dengan diselenggarakannya agenda Kampanye Akbar Anies-Muhaimin bertajuk "Ber1 Berani Berubah" hari ini, Sabtu (10/2).

Pantauan JawaPos.com di lokasi, orang-orang sudah berjubel, berdesakan sejak 3 kilometer dari gerbang JIS. Pejalan kaki bahkan mesti bermacet-macetan saat akan masuk ke area JIS. Pasalnya, kendaraan motor dan mobil juga parkir sembarang di jalanan.

Sehingga, saat plang kereta api mulai tertutup atau bahkan ketika Kereta Rel Listrik (KRL) lewat, para pendukung Anies-Muhaimin itu bersorak "huuu" lantaran perjalanan jadi lebih terhambat.

Tak ada polisi, panitia, atau orang yang mengatur manusia yang berdesakan sebanyak itu. Namun, lautan manusia itu tetap tampak tertib. Hanya sedikit ada dorong-dorong ketika suara plang rel kereta bersuara.

Orang-orang yang sudah berjalan dan berada di tengah rel panik. Sehingga sempat terjadi dorong-mendorong agar bisa segera lolos dari rel tersebut.

Stasium Kampung Bandan dipadati penumpang KRL yang akan menuju JIS untuk mengahadiri kampanye akbar AMIN pada Sabtu (10/2)

Sebelumnya, Dewan Pertimbangan Tim Nasional pemenangan Anies-Muhaimin (Timnas AMIN) Awalil Rizky memperkirakan ada 5 juta orang yang ingin menghadiri Kampanye Akbar AMIN di Jakarta Internasional Stadium (JIS), Sabtu (10/2) besok.  "Jadi besok sekurang-kurangnya sudah 5 juta (orang yang hadir di JIS)," ujarnya kepada JawaPos.com, Jumat (9/2).

Jumlah itu menurutnya jauh lebih besar dari daya tampung JIS secara keseluruhan. Sehingga, pihaknya mengimbau agar warga tak perlu memaksakan datang bila terkendala.

"Kita tidak melarang, tapi sampai ada persuasi jadi kawan kawan yang jauh cukup mendoakan. Terutama buat mereka yang fisiknya tidak memungkinkan segala macem," ungkapnya. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore