Deputi Kanal Media Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Karaniya Dharmasaputra menjelaskan, jaket tersebut dikenakan untuk memberikan apresiasi terhadap gelombang pernyataan sikap para rektor, guru besar, dosen dari universitas-universitas yang mendukung upaya bersama untuk menjaga demokrasi.
"Selain sebagai bentuk apresiasi, sama dengan busana-busana debat sebelumnya, busana kali ini juga erat kaitannya dengan tema debat," kata Karaniya kepada wartawan, Minggu (4/2).
“Mengenakan jaket varsity yang khas mahasiswa itu memberikan penjiwaan lebih pada Mas Ganjar, karena pada tema debat pamungkas ini Mas Ganjar akan banyak membahas tentang masa depan SDM (sumber daya manusia), masa depan anak muda generasi penerus kita,” sambungnya.
Selain itu, Karaniya juga mengatakan, jaket varsity merupakan simbol prestasi, kehormatan, dan semangat tim. Dengan memakainya, Ganjar-Mahfud ingin menginspirasi masyarakat akan arti pentingnya kerja keras, dedikasi, dan kebersamaan dalam mencapai tujuan bersama.
Jaket yang dikenakan paslon nomor urut 3 itu dibuat oleh jenama asal Kota Bandung, Raw Type Riot. Pemilihan jaket varsity Raw Type Riot menjadi bagian integral dari visi Ganjar-Mahfud untuk memajukan ekonomi kreatif dan memberikan peluang bagi para pelaku usaha di dalam negeri.
“Ini merupakan sebuah pilihan yang tak hanya soal gaya, tetapi juga komitmen pada karya anak bangsa. Karena Raw Type Riot ini ide kreasinya muncul dari mahasiswa di asrama kampus,” jelas Karaniya.
Ganjar sebelumnya menyatakan telah siap untuk mengikuti debat kelima Pilpres 2024. Debat kelima ini akan mengangkat tema kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia, dan inklusi.
Ganjar pun mengaku sudah mendapat banyak masukan dari berbagai pihak seputar tema debat tersebut.
"Banyak masukan dari rekan-rekan kelompok disabilitas, kalangan perempuan, yang merindukan kesehatan, kesejahtarsaan dan pendidikan," ucap Ganjar di JCC, Senayan.
Bahkan, Ganjar menyebut isu pendidikan sangat dikuasi Mahfud MD. Mengingat mantan Menko Polhukam itu berlatar belakang akademisi.
"Kalau soal pendudikan guru saya pak Mahfud, beliau pengajar," ungkap Ganjar.
Sementara, Mahfud meyakini Ganjar Pranowo mampu menguasai tema debat kelima. Sebab, Ganjar banyak pengalaman selama menjabat Gubernur Jawa Tengah.
"Pak Ganjar sudah ngurus ini lama, jadi tak perlu masukan yang rumit lagi. Pokoknya sudah siaplah," pungkas Mahfud.