Jawapos.com - Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) melaporkan telah mendanai sebanyak 117 Proyek Strategis Negara (PSN) dengan total biaya mencapai Rp 18,206 triliun sepanjang tahun 2023.
Direktur Utama LMAN Basuki Purwadi memastikan, angka realisasi dana pembebasan lahan PSN ini tercatat naik 13,45 persen dibanding tahun 2022. Adapun seluruh realisasi berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
"Setiap tahun negara hadir melalui APBN-nya mengalokasikan dana PSN, khususnya melalui LMAN untuk pembebasan lahan ini sumbernya dari APBN. Tahun 2023, kita merealisasikan Rp 18,206 triliun meningkat 13,45 persen karena 2022 realisasi kita di angka Rp 16,407 triliun," kata Basuki Purwadi dalam Taklimat Media di Jakarta, Selasa (23/11).
Dia menjelaskan, dari total dana tersebut paling besar dikucurkan untuk pembebasan lahan jalan tol. Adapun berdasarkan catatan LMAN, dana negara yang telah dikucurkan untuk 53 PSN jalan tol sepanjang tahun 2023 sebesar Rp 14,397 triliun.
Kemudian, disusul oleh pembebasan 38 PSN bendungan yang realisasinya mencapai Rp 1,970 triliun. Lalu pembebasan lahan untuk pembangunan 8 PSN di Ibu Kota Nusantara (IKN) senilai Rp 1,426 triliun.
"Seperti biasa, 3 sektor tertinggi yang merealisasikan adalah pertama jalan tol, itu mencapai sekitar Rp 14,397 Triliun, sektor sumber daya air itu Rp 2,024 T, ketiga sektor perhubungan itu tidak sampai Rp 1 triliun," jelasnya.
"Karena proyeknya tidak terlalu banyak, seperti (jalur KA) Makassar - Pare- pare dan sebagainya yang lain kecil-kecil," imbuhnya.
Berdasarkan catatan LMAN, pembebasan lahan PSN untuk sektor perhubungan terdiri dari pembangunan 1 pelabuhan dan 10 jalur kereta api (KA). Adapun nilainya, masing-masing sebesar Rp 975 miliar dan Rp 358,114 miliar.
Ke depan, Basuki berharap, capaian yang sangat baik ini bisa dipertahankan atau justru meningkat pada tahun ini. Pasalnya, kata dia, pada tahun 2024 akan ada banyak PSN yang memang ditargetkan untuk selesai.
"Karena banyak PSN yang diharapkan selesai di tahun 2024, ini membutuhkan koordinasi, kerja sama, dan kolaborasi semua pihak," tandasnya.