Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 16 Desember 2023 | 00.04 WIB

Balihonya Banyak Dicopot, Ganjar Dorong Relawan Gencarkan Kampanye Door to Door

Calon Presiden Ganjar Pranowo menyapa pendukungnya usai dialog dengan buruh tani dan nelayan di Taman Marakas Pondok Ungu, Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (14/12/2023). - Image

Calon Presiden Ganjar Pranowo menyapa pendukungnya usai dialog dengan buruh tani dan nelayan di Taman Marakas Pondok Ungu, Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (14/12/2023).

JawaPos.com - Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengajak seluruh relawan dan pendukung untuk tetap semangat melakukan kampanye dengan bertemu masyarakat secara door to door atau dari pintu ke pintu.

Ganjar beralasan cara kampanye door to door merupakan tindak lanjut dari banyak baliho gambar Ganjar-Mahfud dicopot di berbagai daerah. Bahkan itu terjadi secara masif.

"Iya, udah biasa baliho Ganjar-Mahfud dicopot di mana-mana. Di Bali dicopot, kemudian saya ke Sumatera Utara, eh dicopot waktu itu. Kemarin, Pak Mahfud ke Banten, dipasang pagi, enggak sampai 2 jam dicopot," kata Ganjar di Sekretariat Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pilpres (TKRPP), Jakarta, Jumat (15/12).

Ganjar menyampaikan kepada para relawan dan pendukung agar tidak patah semangat dengan kejadian pencopotan baliho Ganjar-Mahfud. Gubernur Jawa Tengah dua periode itu meminta relawan dan pendukung semakin merapatkan barisan dengan melakukan kampanye door to door ke masyarakat.

Menurut dia, pendekatan dan bertemu langsung dengan masyarakat merupakan cara kampanye yang jauh lebih efektif dibandingkan pemasangan baliho. Karena itu, Ganjar mengapresiasi langkah para relawan dan pendukung yang berinisiatif melakukan kampanye door to door.

"Waktunya tinggal 60 hari, itu dua bulan ya, waktu yang sangat pendek. Saya terima kasih atas laporannya, tadi dari kordinator katanya langsung datangi warga, ketuk pintu rumah, kemudian sosialisasi," ujar Ganjar.

Ganjar menekankan, bertemu dengan masyarakat secara langsung, berkomunikasi dan mendengarkan keluh kesah masyarakat menjadi konsen paslon 3. Cara seperti ini membuat paslon 3 lebih diterima masyarakat, bahkan ada yang menawarkan rumahnya untuk dipasang baliho Ganjar-Mahfud.

"Saya terharu karena bapak-ibu pintar berkomunikasi dengan mereka, sehingga tiba-tiba masyarakat menyampaikan Pak, pasanglah (baliho) di rumah kami, akan akan jaga. Itu suara rakyat sejati, mereka bukan penakut, mereka punya nurani dan mereka punya cara untuk melawan dengan baik-baik," tutur Ganjar.

Oleh karena itu, Ganjar mendorong para relawan dan pendukung untuk memanfaatkan waktu 60 hari masa kampanye yang tersisa dengan semakin gencar door to door ke masyarakat.

Dia pun meminta para relawan dan jangan hanya sekadar menempel baliho atau poster atau stiker di rumah warga, tetapi menyempatkan waktu untuk ngobrol, menampung aspirasi dan menyampaikannya ke TPN Ganjar-Mahfud.

"Kalau ketemu dan ngobrol, bisa dapat hatinya. Kalau sudah love, kalau sudah suka, kalau sudah oke, maka dia akan menjaga dan tidak akan pernah bergeser," pungkas Ganjar.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore