Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 10 Desember 2023 | 22.53 WIB

Anies Sebut IKN Hanya Dirasakan Aparat, TKN Prabowo Tegaskan Amanat UU Harus Dilanjutkan

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani

 
 
JawaPos.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Ahmad Muzani menegaskan, pembangunan untuk melanjutkan Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan amanat Undang-Undang. Karena itu, semua pihak harus menaati aturan tersebut.
 
 
Pernyataan ini disampaikan Muzani merespons pernyataan capres nomor urut 1, Anies Baswedan yang menyatakan pembangunan IKN belum mendesak, karena hanya dirasakan oleh aparat negara.
 
"IKN itu sudah diputuskan oleh Undang-Undang (UU), UU itu mengikat seluruh rakyat Indonesia, apakah mereka yang pernah membaca UU atau yang belum pernah membaca UU," kata Muzani di Gedung Joang '45, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (10/12).
 
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra ini lantas mengumpamakan bahwa apabila seorang melanggar lalu lintas, kemudian berdalih tidak pernah membaca Undang-Undang. Karena itu, sudah seharusnya setiap masyarakat Indonesia mematuhi aturan tersebut.
 
"Yang pernah membaca atau tidak pernah membaca tetap saat UU itu di berlakukan, mengikat seluruh Indonesia," tegas Muzani.
 
Hal itu juga sama halnya dengan pembangunan IKN. Ia menekankan, pemindahan ibu kota negara merupakan amanat undang-undang.
 
"IKN juga sama, yang pernah membaca atau tidak pernah membaca mengikat, yang pernah membahas dan tidak pernah membahas juga mengikat. Jadi ini mengikat seluruh bangsa Indonesia. Jadi pindah ibu kota itu adalah keharusan UU," ucap Muzani.
 
Sebelumnya, capres nomor urut 1 Anies Baswedan mengatakan bahwa proyek IKN hanya akan dirasakan oleh aparat negara. Anies kembali menegaskan pembangunan IKN belum menjadi prioritas. 
 
Menurutnya, Indonesia masih ada dalam situasi di mana masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang mendesak, sehingga harus diprioritaskan terlebih dahulu.
Dia mencontohkan pembangunan fasilitas kesehatan maupun pendidikan, serta fasilitas dasar lainnya akan dirasakan seluruh masyarakat Indonesia. 
 
 
"Kalau di sini (IKN) dirasakan aparat negara yang bekerja untuk negara, sementara yang kita perlu lakukan yaitu negara bekerja untuk rakyat. Ini kan fasilitas untuk penyelenggara negara. Jadi yang harus didukung, dukungan internasional gimana kerja sama internasional itu untuk membangun infrastruktur bagi kebutuhan dasar rakyat Indonesia," ungkap Anies dalam Conference of Indonesia Foreign Policy (CIFP), Sabtu (2/12). (*)
 
 
 
Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore