Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 November 2023 | 19.33 WIB

Ketua Bawaslu Ingatkan Anggotanya Antisipasi Berita Bohong saat Kampanye Pemilu 2024

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menggelar Apel Siaga Pengawasan Tahapan Kampanye Pemilu 2024 di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu (26/11). - Image

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menggelar Apel Siaga Pengawasan Tahapan Kampanye Pemilu 2024 di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu (26/11).

JawaPos.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menggelar Apel Siaga Pengawasan Tahapan Kampanye Pemilu 2024 di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu (26/11). Kegiatan apel itu dihadiri jajaran Bawaslu dari seluruh provinsi di Indonesia, termasuk Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi.

Kegiatan itu dilakukan dalam rangka persiapan pelaksanaan pengawasan tahapan Kampanye Pemilu 2024 yang akan dilaksanakan mulai 28 November 2023.

Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mengimbau para anggotanya untuk mendukung Pemilu 2024 berjalan secara demokratis, sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Ia juga berpesan, agar seluruh pengawas pemilu meningkatkan koordinasi serta memanfaatkan teknologi dalam menjalankan tugasnya.

"Kita pastikan seluruh pengawas pemilu memiliki pemahaman regulasi yang mendalam tentang aturan dan regulasi kampanye pemilihan umum. Tingkatkan koordinasi antara pengawas, baik di tingkat daerah, pusat, maupun tingkat daerah. Pastikan informasi dan pengalaman dapat dibagikan dengan efisien," kata Bagja saat memberikan pengarahan di Lapangan Monas, Jakarta, Minggu (26/11).

Bagja pun mengingatkan, para anggota Bawaslu di setiap provinisi untuk menyiapkan fisik dan mental, jelang memasuki tahapan kampanye. Ia juga meminta untuk membentuk Tim Fasilitas Pengawasan Kampanye (Timpas) guna memastikan kampanye berjalan benar dan efektif.

"Kita sudah mengingatkan kepada jajaran kita untuk membentuk tim, Timpas ya, Tim Fasilitasi Pengawasan Kampanye," ungkap Bagja.

Bagja juga mengingatkan para anggotanya untuk mengantisipasi misinformasi dan disinformasi di media sosial. Ia tak ingin Bawaslu dianggap pandang bulu dalam menegakkan aturan Pemilu.

"Sekarang di media sosial banyak potongan-potongan berita yang disinformasi dan misinformasi, katanya Bawaslu pandang bulu, Bawaslu tidak menurunkan alat peraga dari peserta pemilu yang lain," pungkasnya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore