Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 November 2023 | 05.04 WIB

Dicurhati Kenaikan Harga Bahan Pokok, Ganjar Tekankan Stabilisasi Perlu Dilakukan

 

Bakal calon presiden Indonesia, Ganjar Pranowo menyerahkan bantuan seperangkat alat musik Gamelan kepada pelaku seni di Sumatera Utara. (Istimewa)

 
JawaPos.com - Bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo menyerap berbagai aspirasi dalam silaturahmi bersama tokoh masyarakat, agama, petani, budayawan, nelayan dan sukarelawan se-Sumatera Utara di daerah Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (10/11).
Dalam pertemuan itu, Ganjar menerima keluhan terkait naiknya harga bahan pokok.
 
Ganjar mengungkapkan, selama perjalanannya di Lampung, Sumatera Selatan hingga Sumatera Utara, masyarakat  banyak mengeluhkan terkait dengan harga kebutuhan pokok seperti beras, telur, dan cabai yang mengalami kenaikan.
 
Ganjar menyampaikan perlunya stabilisasi harga dengan memantau harga komoditas, mempercepat distribusi, dan mencari sumber lain. Menurut Ganjar, langkah-langkah tersebut perlu segera diambil agar masyarakat tidak terlalu lama menerima akibat buruk dari kenaikan harga tersebut. 
 
 
"Memang stabilisasi ini harus segera dilakukan, apakah mulai dengan cara memantau harga komoditas termasuk stoknya, sehingga distribusinya akan bisa lebih cepat, atau mendatangkan dari sumber-sumber lain. Itulah yang kemudian bisa kita lakukan. Stabilisasi harus segera dilakukan, karena ini sudah menjadi obrolan-obrolan di masyarakat," kata Ganjar seusai pertemuan. 
 
 
Mengenai kondisi petani, Ganjar menyoroti kendala dalam distribusi pupuk. Mantan Gubernur Jawa Tengah ini menekankan pentingnya pendataan penerima pupuk, distribusi yang tepat sasaran, penambahan subsidi pupuk, pembuatan pabrik pupuk hingga digitalisasi untuk menghindari ketidakberesan dalam penyaluran pupuk. 
 
Ganjar juga menyebut perlunya penyelesaian masalah data petani Indonesia guna memastikan keberhasilan upaya stabilisasi harga bahan pokok.
 
"Pupuk kesulitan. Maka penting satu untuk mendata, siapa penerimaa pupuknya, distribusinya harus tepat sasaran dan mesti digitalisasi, sehingga siapa berhak dan siapa enggak berhak. Harus kita selesiakan satu data petani Indonesia," pungkasnya.
Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore