
Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muchammad Romahurmuziy alias Rommy di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta, Rabu (11/9). (ridwan)
JawaPos.com - Ketua Dewan Pertimbangan DPP PPP, Muhammad Romahurmuziy, tidak khawatir dengan kemungkinan isu Ganjar Pranowo nonton video porno, dijadikan alat kampanye negatif dalam Pilpres 2024 mendatang.
“Untuk kampanye negatif yang bisa dilakukan terhadap mas Ganjar saya kira ringan sekali jika dibanding capres yang lain,” kata politikus yang biasa disapa Romi ini, Senin (6/11).
Dijelaskan Romi, isu Ganjar suka nonton video porno, yang muncul dari Podcast dengan Deddy Corbuzier itu, sebenarnya dipotong tidak utuh.
“Itu dipotong dari konteks utuhnya. Jadi kita luruskan saja,” ungkap Romi.
Masyarakat, menurut Romi, juga bisa melihat keseharian Ganjar Pranowo. “Bahwa Ganjar memiliki basis keluarga Nahdlatul Ulama (NU). Istrinya, mertuanya juga Ketua NU Purbalingga,” kata mantan anggota Fraksi PPP DPR RI ini.
Pasangan Ganjar-Mahfud dari sisi kualitas tidak terlalu banyak masalah dibanding pasangan lain. Rpmi mencontohkan Prabowo masih dikaitkan dengan isu pelanggaran HAM dan penculikan aktivis masa lalu.
“Sementara Gibran juga kelolosannya sebagai cawapres dengan kecurangan di MK. Cak Imin juga masih punya beban hukum yang sampai saat ini masih menggantung,” papar Romi.
Dalam memenangkan Ganjar-Mahfud MD, kata Romi, DPP PPP akan memerintahkan para calong anggota legoslatif (caleg) PPP, untuk ikut menyosialisasikan pasangan ini.
“Kita akan minta mereka tandem dalam hal alat peraga kampanye. Misalnya di Madura foto caleg dengan Pak Mahfud sesuai dengan kearifan lokal,” kata Romi.
Selain itu, lanjut Romi, juga ada pengurus DPP PPP yang masuk ke tim pemenangan Ganjar-Mahfud MD. “Ada pak Usman yang masuk ke tim inti pemenangan, dan juga sejumlah nama lainnya,” jelas Romi.
Isu Ganjar nonton video porno ini masih dipersoalkan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Wanita Perisai, Megawaty. Menurutnya, dalam posisi Ganjar sebagai capres PDIP, ia menyarankan Ganjar meminta maaf ke publik.
Megawaty mengungkapkan, isu kontroversial tersebut harus tuntas. Karena itu, dirinya akan terus mempersoalkan isu itu sampai Ganjar benar-benar menjelaskan alasannya untuk sekaligus meminta maaf kepada publik.
Dalam pandangan Megawaty, penjelasan tuntas soal dirinya suka menonton video porno dan diikuti permintaan maaf ini penting. Hal ini untuk menjawab keraguan, minimal tanda tanya publik, terhadap kualitas mental dan moralitas.
Jika isu itu dibiarkan, menurut dia, pengakuan Ganjar itu akan dijadikan dasar melegitimasi, bahkan menjadi contoh buat anak-anak untuk menonton video porno. "Lebih dari itu, bisa menjadi sinyal yang mengancam generasi muda karena dianggap sebagai bagian dari kampanye yang melegalkan pornografi,” ungkapnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
