Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 29 Oktober 2023 | 03.21 WIB

Gibran Disebut Membangkang ke PDIP, Ketua Timses Prabowo: Yang Penting Kita Niatnya Baik

Bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka beserta istri Selvi Ananda menyapa wartawan sebelum menjalani pemeriksaan kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Minggu (22/10/2023).

JawaPos.com - Ketua Tim Pemenangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Rosan Roeslani enggan mengomentari lebih jauh terkait pernyataan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang menyebut Gibran telah membangkang dari keputusan partai. Bagi Rosan, Gibran memiliki niat baik untuk mengabdi kepada bangsa.
 
"Saya kira yang penting dari kita niatnya, nawaitunya baik. Dari pak Gibran ingin berjuang bersama pak Prabowo. Ini pasangan lengkap," kata Rosan di The Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Sabtu (28/10).
 
 
Rosan mengatakan, pasangan Prabowo-Gibran memenuhi semua unsur. Kombinasi antara senior dan junior. 
 
"Pasangan ini bisa serap semua aspirasi yang ada. Karena kalau anak muda ngomong drngan anak muda pasti lebih nyambung," jelasnya.
 
 
Sebelumnya, PDIP menganggap tindakan Gibran Rakabuming Raka menjadi cawapres pendamping Prabowo Subianto adalah bentuk pembangkangan. Sebab, langkah tersebut bertentangan dengan keputusan partai. 
 
Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah mengatakan, kongres partai telah memberikan mandat kepada Ketua Umum Megawati Soekarnoputri untuk menentukan capres-cawapres yang akan diusung. Megawati kemudian menetapkan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai capres-cawapres. 
 
Dengan begitu, seluruh kader PDIP harus tunduk pada keputusan tersebut. Seluruhnya harus ikut menyukseskan keputusan partai. Ketika tidak menjalankan perintah, maka terjadi pembangkangan.
 
 
"Maka ketika Bu Mega sudah menggunakan kewenangan konstitusionalnya memutuskan capres dan cawapres, seluruh orde partai, seluruh tiga pilar partai termasuk Mas Gibran wajib hukumnya mematuhi, untuk mendukung dan mensukseskan keputusan Ibu Megawati Soekarnoputri itu," kata Basarah di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (28/10).
 
"Dan ketika Mas Gibran kemudian keluar dari skema keputusan yang sudah diambil oleh Bu Megawati dan bahkan mencalonkan diri sebagai bakal cawapres di luar garis keputusan partai, maka secara konstitusi partai, secara aturan partai dia telah melakukan pembangkangan, telah melakukan sesuatu yang berbeda dengan garis keputusan partai," imbuhnya.
 

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore