JawaPos.com - Bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo telah dipasangkan dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD sebagai bakal cawapres pada Pilpres 2024. Ganjar meyakini, penegakan hukum ke depan akan berlangsung adil dan tidak abu-abu.
Mahfud dengan berlatar belakang hukum, yang juga mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) diyakini akan sejalan dengan komitmen Ganjar Pranowo, yang ingin mengedepankan hukum untuk memastikan terwujudnya cita-cita Indonesia Emas 2045.
Direktur Eksekutif Indonesia Public Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengatakan, Mahfud MD menjadi pilihan yang cukup baik. Ketegasan Mahfud pada bidang hukum akan menjadikan Indonesia ke depan berjalan adil.
Sosok Mahfud MD juga dinilai akan melengkapi sisi religiusitas bagi Ganjar Pranowo. Sebab, Ganjar sangat melengkapi dari sisi nasionalisme.
"Itu yang terbaik bagi Ganjar, Mahfud menjawab terkait sisi religiusitas," kata Dedi Kurnia Syah kepada JawaPos.com, Rabu (18/10).
Dedi juga mengungkapkan, Mahfud yang mempunyai irisan dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan juga berdarah Jawa Timur akan mampu melengkapi Ganjar Pranowo. Tak dipungkiri, Mahfud juga saat ini memiliki reputasi baik selama menjabat sebagai Menko Polhukam.
"Mahfud saat ini sedang miliki reputasi yang baik di publik," ungkap Dedi.
Sementara itu, Ganjar menekankan pemerintahan ke depan harus bekerja lebih keras, khususnya bidang penegakan hukum. Menurut Ganjar, Mahfud MD merupakan sosok yang mampu membereskan permasalahan hukum.
"Pemerintahan yang mendatang harus bekerja jauh lebih keras lagi, pemerintahan mendatang harus bekerja lebih keras lagi, khususnya dalam hal penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. Tegas, hitam putih, benar salah, dan tidak abu-abu," ucap Ganjar dalam pidato politik pada acara pengumuman cawapres Ganjar Pranowo di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/10).
Selain soal penegakan hukum, lanjut Ganjar, dirinya dan Mahfud MD akan mengambil berbagai langkah untuk menghadapi krisis iklim, yang mulai mengancam kehidupan masyarakat Indonesia.
Dirinya bertekad mengoptimalkan potensi alam Indonesia untuk kemakmuran rakyat dengan tetap menjaga kelestariannya.
"Memajukan perekonomian adalah salah satu syarat yang utama untuk harus kita miliki dan bisa kita wujudkan cita-cita di masa depan melalui pembangunan ekonomi hijau, ekonomi biru, ekonomi digital, dan inilah ekonomi baru yang kita harapkan," ucap Ganjar.
Ganjar pun mengajak masyarakat agar berjuang bersama mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, membangun Indonesia sebesar ini harus dilakukan oleh pemimpin yang mendengarkan langsung suara rakyat, pemimpin yang mau berkeringat bersama rakyat, dan pemimpin yang betul-betul merasakan penderitaan rakyat.
"Kami yakin dengan semangat bersama ini kita akan segera mencapai masa depan dan kehidupan yang jauh lebih baik bagi seluruh bangsa Indonesia. Insyaallah, Bismillah, kami siap," pungkas Ganjar.