Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 September 2023 | 19.21 WIB

Naik Pitam, Andi Arief Unggah Surat Anies Melamar AHY Sebagai Cawapres

Potongan surat tanda tangan yang bertuliskan seperti ‘Anies Baswedan’ mengajak AHY menjadi cawapres. - Image

Potongan surat tanda tangan yang bertuliskan seperti ‘Anies Baswedan’ mengajak AHY menjadi cawapres.

JawaPos.com – Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat, Andi Arief, mengungkapkan kekesalannya kepada Anies Baswedan, lantaran menerima dijodohkan dengan Muhaimin Iskandar dari PKB untuk menjadi pasangan capres-cawapres 2024.

Lewat akun X (dulunya Twitter) pribadinya @Andirief__, ia mengunggah sebuah foto yang disinyalir merupakan surat lamaran Anies kepada Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), untuk menjadi pendampingnya di pilpres mendatang.

“Melalui pesan singkat ini, kami bermaksud menyampaikan harapan agar Mas AHY berkenan untuk menjadi pasangan dalam mengikuti pilpres 2024,” demikian tertulis dalam surat tersebut, dikutip JawaPos.com pada Jumat (1/9).

Baca Juga: Wacana Duet Anies-Cak Imin, Elite PDIP Tetap Goda PKB untuk Dukung Ganjar

Surat tersebut tertulis dengan tinta warna biru dan terdapat tanda tangan yang bertuliskan seperti ‘Anies Baswedan’. Selain itu, dalam foto itu juga disertakan sebuah keterangan bahwa surat tersebut dibuat dengan adanya saksi.

“Surat ini dibuat tanggal 25 Agustus 2023 dan disaksikan oleh 2 orang,” demikian keterangan tersebut.

Andi Arief sendiri, lewat cuitannya juga mengatakan bahwa Anies telah membohongi Partai Demokrat sebagai sekutu dalam koalisi yang sama. Ia mengaku tak menyangka, Anies lebih memilih Cak Imin, alih-alih AHY yang sempat dilamarnya.

Baca Juga: Jokowi Bantah Bicarakan Duet Anies-Cak Imin dengan Surya Paloh di Istana Negara

“Saya tidak mengangka @aniesbaswedan berdarah dingin tapi pengecut,” tulisnya.

Diketahui sebelumnya, santer beredar bahwa Partai Nasdem telah meminta Cak Imin untuk mendampingi kandidat terkuatnya, Anies Baswedan dalam pencalonan pilpres 2024. Saat dikonfirmasi oleh elit Partai Demokrat, Anies tak menampik kabar tersebut.

“Hari ini, kami melakukan konfirmasi berita tersebut kepada Anies Baswedan. Ia mengonfirmasi bahwa berita tersebut adalah benar. Demokrat dipaksa menerima keputusan itu (fait accompli),” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya.

Baca Juga: Rapat Pleno Duet Anies-Cak Imin Berjalan Alot, Tapi PKB Sambut Baik Tawaran NasDem

Teuku membeberkan, informasi bakal pasangan Anies – Cak Imin itu didapatnya dari perwakilan capres Anies Baswedan.

Katanya, Anies telah menyetujui langkah yang diambil petinggi Nasdem untuk berpasangan dengan PKB.

Menurut Teuku, keputusan tersebut dibuat secara sepihak oleh Partai Nasdem tanpa meminta pertimbangan dari Partai Demokrat sebagai rekan sejawatnya dalam Koalisi Perubahan.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore