Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 Agustus 2023 | 06.57 WIB

PPP Berpotensi Gabung KKIR jika Erick Thohir Terpilih jadi Cawapres Prabowo Subianto?

Menhan Prabowo Subianto menyopiri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Ibu Negara Iriana Jokowi dan Menteri BUMN Erick Thohir menggunakan Maung Pindad dalam kunjungan kerja ke Pabrik PT. Pindad, Malang - Image

Menhan Prabowo Subianto menyopiri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Ibu Negara Iriana Jokowi dan Menteri BUMN Erick Thohir menggunakan Maung Pindad dalam kunjungan kerja ke Pabrik PT. Pindad, Malang

JawaPos.com - Potensi keterusungan Menteri BUMN Erick Thohir menjadi calon wakil presiden (cawapres) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) masih sangat terbuka lebar. Pasalnya, nama Erick Thohir masih menjadi pilihan kuat dalam jajaran elite partai berlambang kakbah tersebut.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai, Erick Thohir menjadi sosok cawapres yang punya daya pikat kuat. Sehingga membuka potensi PPP bergabung dengan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

"Masuknya Erick Thohir membuat PPP terbuka peluang ikuti jejak Golkar dan PAN untuk dukung Prabowo," kata Dedi, Senin (28/8).

Erick Thohir dinilai sebagai figur kuat yang punya potensi dapat terusung mendampingi Prabowo pada Pilpres mendatang. Sosok Erick Thohir juga menjadi yang terdepan disuarakan oleh PAN.

Kondisi demikian, lanjutnya, juga tidak terlepas dari rekaman sejumlah hasil simulasi capres-cawapres yang menunjukkan raihan positif. Keduanya bahkan konsisten tempati daftar simulasi teratas untuk pilpres 2024.

Situasi tersebut terbukti dengan raihan elektabilitas tinggi didapatkan Prabowo dan Erick Thohir bila keduanya berpasangan. Simulasi pasangan Lembaga Survei Indonesia (LSI) periode 1-8 Juli 2023 menunjukkan hasil kemenangan.

Rekaman LSI menunjukkan, bila kedua nama itu dipasangkan akan mendapatkan total elektabilitas sebesar 34,8 persen. Disusul Ganjar Pranowo-Ridwan Kamil dengan 34,0 persen serta Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono mendapat 19,7 persen.

Lebih lanjut dia menyebut, bila benar terjadi, besar kemungkinan Sandiaga Uno yang sudah lebih dulu bergabung dengan PPP bakal keluar dari perebutan kursi cawapres. Bahkan lebih jauh lagi mambuat dirinya rehat di perpolitikan Tanah Air.

"Jika itu terjadi, Sandiaga kembali keluar dari PPP dan mungkin akan pensiun dini dalam dunia politik," tandasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore