
Timnas Argentina saat kalah dari Spanyol di final Piala Dunia 2026. (FIFA)
JawaPos.com - Kekalahan Timnas Argentina dari Spanyol di final Piala Dunia 2026 masih menjadi perbincangan hangat. Sekarang, muncul teori konspirasi yang menyebut La Albiceleste - julukan Timnas Argentina - ‘dipaksa’ kalah dalam laga pamungkas tersebut.
Argentina menelan kekalahan pahit dari Spanyol dengan skor tipis 0-1 dalam partai final Piala Dunia 2026. Permainan La Albiceleste dalam laga tersebut menjadi sorotan besar, karena tidak mencatat satu pun tembakan yang mengarah ke gawang selama 120 menit pertandingan berlangsung.
Setelah performa buruk tersebut menjadi sorotan, muncul pula teori konspirasi yang menyebut Argentina jadi tumbal mafia di media sosial seperti X, instagram, TikTok, hingga Youtube. Jagat dunia maya dipenuhi unggahan yang menyebut Argentina sengaja ‘dikorbankan’ oleh kekuatan besar yang melibatkan FIFA, UEFA, hingga mafia.
Salah satu penyebab Argentina menjadi tumbal berkaitan dengan aksi sejumlah pemain yang mengibarkan spanduk bertuliskan ‘Las Malvinas son Argentina’ usai mengalahkan Inggris di semifinal. Spanduk tersebut mengacu peperangan yang melibatkan kedua negara tersebut dalam perebutan Pulau Malvinas pada 1982 silam.
Akibat pengibaran spanduk tersebut, muncul narasi bahwa ada pemain Argentina yang mendapat ancaman dari pihak yang tidak senang. Bahkan, disebutkan ada ancaman pembunuhan ke keluarga pemain dari mafia.
Akan tetapi, narasi tersebut dipastikan tidak benar. Dua organisasi pemeriksa fakta, Chequedo Argentina dan Maldita.es dari Spanyol menegaskan bahwa klaim-klaim yang beredar tidak memiliki dasar yang dapat dipertanggungjawabkan.
Selain itu, teori konspirasi lainnya muncul dari potongan video Lionel Messi yang berbicara kepada rekan-rekannya sebelum pertandingan dimulai. Dalam video tersebut, Messi menyampaikan kalimat “Mari kita lupakan semuanya’ yang justru ditafsirkan warganet sebagai tanda bahwa ada masalah dalam ruang ganti Argentina.
Dalam video tersebut juga terlihat wajah Enzo Fernandez seperti habis menangis, sebelum akhirnya diganjar kartu merah dalam pertandingan melawan Spanyol. Narasi konspirasi tersebut lagi-lagi tidak benar adanya.
Maksud dari video Messi yang beredar luas tersebut adalah ia meminta kepada para pemain Argentina melupakan berbagai tekanan dan fokus menghadapi Spanyol di laga final. Enzo Fernandez sendiri juga dipastikan tidak menangis sebelum pertandingan.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
