
Legenda AS Landon Donovan. (Istimewa)
JawaPos.com - Legenda sepak bola Amerika Serikat, Landon Donovan, kembali mengangkat isu yang selama bertahun-tahun menjadi perdebatan dalam pembinaan pemain muda di negaranya.
Menurut mantan penyerang tim nasional Amerika Serikat itu, sistem pay to play atau membayar biaya mahal untuk bergabung dengan klub menjadi salah satu penyebab negaranya kesulitan menghasilkan lebih banyak pemain kelas dunia.
Dalam sebuah pernyataan yang kembali ramai diperbincangkan, Donovan mengaku karier sepak bolanya nyaris tidak pernah dimulai jika tidak ada seseorang yang bersedia membiayai dirinya saat masih kecil.
"Kalau kamu tidak punya 50 ribu dolar, anakmu tidak bisa bermain sepak bola," kata Donovan.
Ia kemudian menceritakan kondisi keluarganya saat masih kecil. Donovan dibesarkan oleh seorang ibu tunggal yang harus menghidupi tiga anak dengan penghasilan sekitar 34 ribu dolar Amerika Serikat per tahun.
"Ibu saya menghasilkan 34 ribu dolar setahun. Dia tidak mampu membayar 4 ribu dolar agar saya bisa bermain di klub. Tapi seseorang membiarkan saya masuk ke tim dan membayar untuk saya. Kalau tidak, saya tidak akan bisa," ujarnya.
Pernyataan tersebut menggambarkan bagaimana mahalnya biaya mengikuti akademi atau klub sepak bola di Amerika Serikat.
Akibatnya, banyak anak berbakat dari keluarga dengan kemampuan ekonomi terbatas kehilangan kesempatan untuk berkembang.
Ironisnya, Donovan justru menjadi salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Amerika Serikat. Lahir di Ontario, California, pada 4 Maret 1982, ia memulai karier mudanya di IMG Academy sebelum bergabung dengan Bayer Leverkusen.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Prediksi Skor Villarreal vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
