Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Juli 2026 | 05.35 WIB

Usai Kolombia Tersingkir dibabak 16 Piala Dunia 2026, Falcao Bongkar Masalah Besar Sepak Bola Negaranya yang Dinilai Hambat Prestasi

Jhon Arias mencetak gol semata wayang yang membawa Kolombia mengalahkan Ghana 1-0 dan memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. (FIFA) - Image

Jhon Arias mencetak gol semata wayang yang membawa Kolombia mengalahkan Ghana 1-0 dan memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. (FIFA)

JawaPos.com - Kegagalan Timnas Kolombia melangkah ke perempat final Piala Dunia 2026 memunculkan evaluasi besar dari berbagai pihak. 

Salah satu suara paling keras datang dari legenda Los Cafeteros, Radamel Falcao, yang menilai masalah utama bukan hanya terletak pada hasil pertandingan, melainkan pada sistem sepak bola di negaranya.

Kolombia harus mengakhiri perjalanan di Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Swiss melalui adu penalti pada babak 16 besar. Hasil tersebut kembali memperpanjang daftar kegagalan Kolombia di turnamen besar, terutama saat laga harus ditentukan lewat titik putih.

Berbicara dalam program ESPN, Falcao mengaku kecewa dengan hasil yang diraih mantan timnya. Menurutnya, Kolombia sebenarnya memiliki kesempatan untuk melangkah lebih jauh, tetapi gagal memaksimalkan peluang yang tercipta selama pertandingan.

Mantan penyerang Atletico Madrid itu menilai kekalahan lewat adu penalti bukan lagi sekadar kebetulan. Ia menyebut persoalan tersebut sudah berulang kali terjadi sehingga perlu mendapat perhatian serius dari seluruh elemen sepak bola Kolombia.

Namun, kritik Falcao tidak berhenti pada performa tim nasional. Pria berusia 40 tahun itu justru mengarahkan sorotan kepada struktur kompetisi domestik yang dinilainya belum mampu menciptakan persaingan sehat.

Menurut Falcao, pembinaan pemain muda harus dibarengi dengan sistem liga yang lebih kompetitif. Ia menilai minimnya jenjang kompetisi membuat banyak pemain kehilangan kesempatan berkembang ketika gagal menembus level tertinggi.

Salah satu poin yang paling disorot Falcao adalah tidak adanya kasta ketiga dalam sistem liga profesional Kolombia. 

Kondisi tersebut dianggap mengurangi daya saing antarklub karena tidak ada ancaman degradasi yang benar-benar memberi tekanan kepada tim untuk terus berkembang.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore