
Jhon Arias mencetak gol semata wayang yang membawa Kolombia mengalahkan Ghana 1-0 dan memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. (FIFA)
JawaPos.com - Kegagalan Timnas Kolombia melangkah ke perempat final Piala Dunia 2026 memunculkan evaluasi besar dari berbagai pihak.
Salah satu suara paling keras datang dari legenda Los Cafeteros, Radamel Falcao, yang menilai masalah utama bukan hanya terletak pada hasil pertandingan, melainkan pada sistem sepak bola di negaranya.
Kolombia harus mengakhiri perjalanan di Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Swiss melalui adu penalti pada babak 16 besar. Hasil tersebut kembali memperpanjang daftar kegagalan Kolombia di turnamen besar, terutama saat laga harus ditentukan lewat titik putih.
Baca Juga:Jhon Arias Bongkar Penyebab Kekalahan Timnas Kolombia Lawan Swiss di 16 Besar Piala Dunia 2026
Berbicara dalam program ESPN, Falcao mengaku kecewa dengan hasil yang diraih mantan timnya. Menurutnya, Kolombia sebenarnya memiliki kesempatan untuk melangkah lebih jauh, tetapi gagal memaksimalkan peluang yang tercipta selama pertandingan.
Mantan penyerang Atletico Madrid itu menilai kekalahan lewat adu penalti bukan lagi sekadar kebetulan. Ia menyebut persoalan tersebut sudah berulang kali terjadi sehingga perlu mendapat perhatian serius dari seluruh elemen sepak bola Kolombia.
Namun, kritik Falcao tidak berhenti pada performa tim nasional. Pria berusia 40 tahun itu justru mengarahkan sorotan kepada struktur kompetisi domestik yang dinilainya belum mampu menciptakan persaingan sehat.
Menurut Falcao, pembinaan pemain muda harus dibarengi dengan sistem liga yang lebih kompetitif. Ia menilai minimnya jenjang kompetisi membuat banyak pemain kehilangan kesempatan berkembang ketika gagal menembus level tertinggi.
Salah satu poin yang paling disorot Falcao adalah tidak adanya kasta ketiga dalam sistem liga profesional Kolombia.
Kondisi tersebut dianggap mengurangi daya saing antarklub karena tidak ada ancaman degradasi yang benar-benar memberi tekanan kepada tim untuk terus berkembang.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
