
Gregor Kobel di laga kemenangan timnas Swiss lawan Kolombia. (Dok. IG/@swissnatimen)
JawaPos.com - Gregor Kobel mengaku sangat tenang saat timnas Swiss memenangkan adu penalti melawan Kolombia di 16 besar Piala Dunia 2026. Laga yang berakhir dengan skor 0-0 (adu penalti 4-3) tersebut dimainkan di BC Place, Rabu (8/7).
Mengantarkan timnas Swiss ke perempat final piala dunia setelah 72 tahun merupakan pencapaian luar biasa bagi Gregor Kobel. Dia merasa emosional dan bangga bisa meraih hal tersebut.
"Saya butuh beberapa menit lagi untuk mencerna semuanya. Itu pertandingan yang luar biasa. Bagi timnas Swiss untuk mencapai perempat final adalah pencapaian yang luar biasa. Saya sangat bahagia untuk setiap orang. Begitu banyak orang terlibat dengan semangat yang begitu besar ini momen yang sangat emosional bagi semua orang. Sangat luar biasa bisa berkompetisi di panggung sebesar ini sebagai negara kecil. Ini suatu kehormatan," kata Gregor Kobel yang dikutip dari Blick, Rabu (8/7).
Saat pertandingan harus diselesaikan dengan adu penalti, Kobel merasa sangat tenang. Bagi kiper Borussia Dortmund tersebut, penampilannya sangat baik.
"Saya merasa rileks sepanjang pertandingan. Selama adu penalti, saya merasakan kepercayaan dari rekan-rekan setim. Itu penampilan yang luar biasa dalam pertandingan yang sangat sulit. Keren, luar biasa. Saya kehabisan kata-kata," imbuh Kobel.
Satu penyelamatan penalti berhasil dilakukan Kobel setelah menggagalkan tendangan dari Juan Hernandez. Menurutnya, itu merupakan penyelamatan yang bagus dari dirinya.
"Itu penyelamatan yang bagus, harus saya akui. Adu penalti selalu seperti lotere. Mencapai perempat final dengan momen seperti itu sungguh luar biasa. Saya akan menyimpan sarung tangan itu – tetapi saya tidak akan membutuhkannya lagi," tutur Gregor Kobel.
Tidak hanya bermain gemilang saat adu penalti, Kobel menunjukkan performa apiknya di laga 90 menit dan perpanjangan waktu. Melansir Fotmob, kiper 28 tahun itu melakukan tiga penyelamatan.
Di perempat final, timnas Argentina sudah ditunggu Swiss pada 12 Juli. Apakah Gregor Kobel kembali melakukan banyak aksi penyelamatan sebagai penjaga gawang di laga tersebut? Patut ditunggu.

Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jadwal dan Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang Hari Ini, Kick-off 15.30 WIB di Gelora Bung Tomo
Resmi! Daftar Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang, Alex Martins Starter, Ramadhan Sananta Cadangan
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Prediksi Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang: Alex Martins Jadi Mesin Gol Baru Green Force
Prediksi Skor Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: La Roja Siap Gagalkan Mimpi Indah Lionel Messi Cs
Jude Bellingham dan Harry Kane Cadangan! Ini Susunan Pemain Prancis vs Inggris di Perebutan Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026
