
Edson Alvarez mengaku kecewa setelah Meksiko kalah dari Inggris di Piala Dunia 2026. (Instagram/@edsonnalvarez)
JawaPos.com - Kapten tim nasional Meksiko Edson Alvarez mengaku kecewa setelah El Tri tersingkir dari ajang Piala Dunia 2026. Pasalnya, Meksiko harus mengakhiri langkah mereka di babak 16 besar setelah kalah tipis 2-3 dari Inggris di Mexico City, Senin (6/7). Laga itu berlangsung sengit dengan perlawanan kuat dari tuan rumah sebagai salah satu penyelenggara turnamen.
Dalam wawancaranya usai pertandingan, Alvarez menegaskan bahwa timnya telah memberikan segalanya di atas lapangan. Alvarez juga menilai bahwa Meksiko mampu bersaing dengan salah satu tim terbaik dunia tanpa merasa berada di bawah tekanan. “Kami memberikan segalanya melawan tim besar, dan tidak pernah merasa inferior. Kami terus mengejar apa yang kami yakini menjadi milik kami. Kekalahan ini sangat menyakitkan karena tim ini seperti keluarga, sebuah kelompok luar biasa dari awal hingga akhir,” ujar Alvarez dikutip dari ESPN.
Baca Juga:Jude Bellingham Ungkap Momen Sulit Timnas Inggris Kalahkan Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026
Alvarez menambahkan bahwa timnya sempat diragukan sejak awal turnamen, tetapi mampu menjawab keraguan itu dengan kerja keras hingga akhir. “Ada banyak keraguan terhadap kelompok pemain ini sejak awal, tetapi kami berjuang untuk segalanya hingga akhir. Saya percaya ini adalah jalan yang harus kami ikuti, mengingat talenta dan kualitas yang kami miliki,” tambahnya.
Dukungan juga datang dari Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum yang menyampaikan pesan semangat kepada tim nasional. Sheinbaum mengajak para pemain untuk tetap melangkah maju dan menekankan pentingnya rasa bangga dalam mewakili negara. “Tetap semangat! Terkadang kita menang, terkadang kita belajar, yang terpenting ialah terus maju dan mewakili Meksiko dengan bangga,” tulis Sheinbaum melalui akun X (dulu Twitter) resminya.
Meksiko sebelumnya menargetkan untuk mencapai perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak tahun 1986. Meski gagal mewujudkan ambisi itu, performa tim sepanjang turnamen tetap menuai apresiasi. Di bawah asuhan Javier Aguirre, Meksiko berhasil mengembalikan kepercayaan publik dengan mencatatkan empat kemenangan beruntun di fase sebelumnya tanpa kebobolan satu gol pun. Hal itu merupakan sebuah pencapaian yang belum pernah diraih sebelumnya dalam sejarah partisipasi mereka di Piala Dunia.
Salah satu sorotan utama juga datang dari pemain muda Gilberto Mora. Gelandang asal klub Tijuana itu menjadi pemain termuda di turnamen dengan usia 17 tahun 240 hari saat Piala Dunia dimulai. Mora tampil sebagai starter dalam tiga dari lima pertandingan Meksiko, termasuk saat menghadapi Inggris. Selanjutnya, Meksiko akan memasuki babak baru dengan pergantian pelatih. Legenda El Tri, Rafa Marquez, dipastikan akan menggantikan Javier Aguirre sebagai pelatih kepala. Marquez sebelumnya telah menjabat sebagai asisten pelatih sejak Agustus 2024.

Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Kirim Pulang Tuan Rumah
Kontroversial! Wasit Inggris Anthony Taylor Pimpin Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026, Rekam Jejak Jadi Sorotan
Daftar 32 Negara Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dirilis Iran, Indonesia Tak Masuk, Warganet Bertanya-tanya
Arogan Tonjok Pengendara di Jalan Jagakarsa, 'Bang Jago' Tak Berdaya Ditangkap di Rumahnya
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Bungkam Tuan Rumah
