
Skuad timnas Maroko. (Istimewa)
JawaPos.com - Maroko kembali menunjukkan konsistensi di panggung sepak bola dunia dengan melangkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026. Hasil tersebut melanjutkan tren positif yang sudah mereka bangun sejak tampil mengejutkan hingga semifinal Piala Dunia 2022.
Bagi sebagian orang, pencapaian Maroko di piala dunia mungkin terlihat sebagai kejutan. Namun jika melihat perjalanan mereka selama hampir dua dekade terakhir, keberhasilan tersebut justru merupakan buah dari perencanaan jangka panjang yang dijalankan secara konsisten.
Transformasi sepak bola Maroko dimulai pada 2009 ketika Raja Mohammed VI meluncurkan proyek pembangunan Akademi Sepak Bola Mohammed VI. Pemerintah menggelontorkan investasi lebih dari 65 juta dolar AS untuk membangun pusat pengembangan pemain muda dengan fasilitas modern yang dirancang mengikuti standar terbaik dunia.
Akademi tersebut menjadi fondasi utama dalam membangun regenerasi pemain. Tidak hanya menyediakan fasilitas latihan, Maroko juga membentuk jaringan pencari bakat yang menjangkau berbagai daerah untuk menemukan anak-anak berbakat sejak usia enam hingga tujuh tahun.
Salah satu hasil nyata dari sistem tersebut adalah lahirnya gelandang Azzedine Ounahi yang kini menjadi pemain penting bagi tim nasional Maroko. Namun pembangunan akademi hanyalah satu bagian dari proyek besar tersebut.
Federasi Sepak Bola Maroko juga aktif mendekati pemain keturunan Maroko yang lahir dan berkembang di berbagai negara Eropa. Pendekatan yang dilakukan bukan sekadar menawarkan kesempatan bermain, tetapi juga membangun rasa memiliki terhadap negara asal keluarga mereka.
Baca Juga:Jelang Duel 16 Besar Piala Dunia 2026, Hotel Timnas Inggris Bocor, Guardia Nacional Turun Tangan
Strategi itu berhasil menghadirkan sejumlah pemain berkualitas seperti Achraf Hakimi, Brahim Diaz, hingga beberapa nama lain yang kini menjadi tulang punggung tim nasional. Kombinasi antara pembinaan pemain lokal dan keberhasilan merangkul diaspora membuat kualitas skuad Maroko meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Hasilnya pun mulai terlihat di berbagai ajang internasional. Maroko mencatat sejarah dengan mencapai semifinal Piala Dunia 2022, meraih medali perunggu Olimpiade 2024, menjuarai Piala Dunia U-20 2025, menjadi runner-up Piala Afrika 2026, dan kini kembali menembus babak delapan besar Piala Dunia 2026.
Deretan prestasi tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan Maroko bukanlah hasil keberuntungan sesaat, melainkan dampak dari investasi yang dilakukan secara berkelanjutan terhadap pembinaan usia muda, infrastruktur, dan pengembangan sumber daya manusia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Rapid Vienna vs Hearts: Tuan Rumah Terancam Tumbang di Liga Konferensi Eropa
Prediksi Skor Viking FK vs Dinamo Zagreb: Purgeri Diprediksi Menang Tipis di Norwegia!
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor AEK Athens vs Levski Sofia di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Prediksi Skor Celje vs Slovan Bratislava di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Berujung Penalti?
Prediksi Skor Lyon vs Fenerbahce di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Kans Les Gones Menang!
Kiai Ta’in Tebuireng Dipolisikan Jelang Muktamar NU, TAAT Pasang Badan
Prediksi Skor Rapid Wien vs Hearts di Play-off Liga Konferensi Eropa: Tim Tamu Dijagokan Lolos!
