
Selebrasi pemain Timnas Australia usai membobol gawang Turki di Piala Dunia 2026. (Getty Images)
JawaPos.com - Keputusan timnas Australia meninggalkan Konfederasi Sepak Bola Oseania (OFC) dan bergabung dengan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) pada 2006 menjadi salah satu langkah paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola negara tersebut. Perubahan itu bukan hanya mempermudah jalan menuju Piala Dunia, tetapi juga membawa peningkatan kualitas tim secara keseluruhan.
Sebelum menjadi anggota AFC, timnas Australia harus melewati jalan yang jauh lebih sulit untuk tampil di Piala Dunia. Meski hampir selalu menjadi tim terkuat di OFC, mereka tidak mendapatkan tiket otomatis ke putaran final.
Saat itu, OFC hanya memiliki jatah 0,5 slot sehingga wakilnya harus menjalani babak play-off melawan tim dari konfederasi lain. Situasi tersebut membuat timnas Australia berkali-kali gagal lolos ke Piala Dunia.
Dari edisi 1966 hingga 2002, mereka hanya sekali tampil di putaran final, yaitu pada Piala Dunia 1974. Kesempatan berikutnya datang pada Kualifikasi Piala Dunia 2006 ketika Australia menumbangkan Uruguay melalui adu penalti dan memastikan tiket ke Jerman.
Tak lama setelah itu, Australia resmi bergabung dengan AFC. Keputusan tersebut langsung memberikan dampak positif. Selain memiliki jalur kualifikasi yang lebih jelas, Australia juga menghadapi lawan-lawan yang lebih kompetitif secara rutin di level Asia.
Persaingan melawan Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, Iran, hingga negara-negara Timur Tengah lainnya membuat perkembangan kualitas permainan Australia semakin terlihat. Pengalaman menghadapi lawan dengan karakter berbeda juga membantu mereka menjadi tim yang lebih matang di berbagai turnamen internasional.
Hasilnya pun cukup konsisten. Sejak menjadi anggota AFC, Australia selalu berhasil lolos ke Piala Dunia melalui jalur kualifikasi Asia. Mereka tampil pada edisi 2010, 2014, 2018, 2022, hingga kembali mengamankan tiket untuk Piala Dunia 2026.
Keberhasilan tampil secara beruntun di ajang sepak bola terbesar dunia menunjukkan bahwa keputusan bergabung dengan AFC bukan hanya soal peluang lolos, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sepak bola nasional.
Kini Australia kembali mencatatkan prestasi dengan menembus babak 16 besar Piala Dunia 2026. Mereka akan menghadapi Mesir dalam laga yang menjadi penentu langkah menuju perempat final.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
