
Selebrasi Lamine Yamal saat Spanyol bungkam Arab Saudi. (Dok. FIFA)
JawaPos.com – Pelatih Spanyol Luis de la Fuente sengaja menjaga menit bermain Lamine Yamal selama fase grup Piala Dunia 2026. Baru pulih dari cedera hamstring kaki kiri, pemain FC Barcelona berusia 18 tahun itu tampil secara bertahap dalam tiga pertandingan La Roja.
Yamal hanya bermain 19 menit saat menghadapi Tanjung Verde pada laga pertama (15/6). Selanjutnya, dia tampil 45 menit dan mencetak gol ke gawang Arab Saudi (21/6), sebelum bermain selama 76 menit ketika Spanyol mengalahkan Uruguay 1-0 (27/6).
Meski belum pernah bermain penuh, Yamal sudah memberi pengaruh besar. Hal itu tercermin dalam statistik resmi FIFA Power Rankings. Dia menjadi pemain Spanyol dengan nilai serangan tertinggi (6,29) sekaligus kreativitas serangan terbaik (6,77).
Menghadapi Austria pada babak 32 besar di SoFi Stadium, Inglewood, dini hari nanti (siaran langsung TVRI Nasional/TVRI Sport pukul 02.00 WIB), Yamal mengaku siap bermain penuh.
"Saya siap bermain 90 menit," ujar Yamal kepada radio Spanyol Cadena COPE.
Yamal juga optimistis Spanyol mampu melewati hadangan Austria.
"Kalau kami bisa bermain lebih intens daripada mereka, kami pasti menang. Karena ketika menguasai bola, kami lebih baik daripada tim mana pun," tuturnya.
Bek kanan Marcos Llorente mengakui timnya terus mencari cara terbaik agar Yamal bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
"Lamine tidak membutuhkan banyak bantuan. Dia pemain yang bisa membuat perbedaan. Ada saat saya harus maju membantu dan ada saat lebih baik tidak," ujar Llorente seperti dikutip Marca.
Di sisi lain, Austria baru saja mengakhiri penantian selama 72 tahun untuk kembali lolos ke fase gugur Piala Dunia. Striker Sasa Kalajdzzic menegaskan bahwa Austria tidak datang ke SoFi Stadium hanya menjadi pelengkap.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
