
Bek timnas Spanyol Marcos Llorente. (Dok. Marcos Llorente)
JawaPos.com - Marcos Llorente menyebut Lamine Yamal sebagai andalan tim nasional Spanyol saat menghadapi Austria di 32 besar Piala Dunia 2026. Laga tersebut akan dimainkan di SoFi Stadium, Jumat (3/7) pukul 02.00 WIB.
Di timnas Spanyol, Marcos Llorente menjalin kerja sama dengan Lamine Yamal yang membuatnya harus mempelajari gaya permainan rekannya tersebut. Menurutnya, permainan Yamal sangat berbeda dengan Giuliano Simeone di Atletico Madrid.
"Atlético de Madrid benar-benar berbeda; mereka memiliki dua gaya bermain yang berbeda. Di Atlético, saya tidak memiliki Lamine, dan di tim nasional, saya tidak memiliki Guiliano. Kami saling mengenal sedikit demi sedikit," kata Marcos Llorente yang dikutip dari laman Mundo Deportivo, Kamis (2/7).
Menurut Llorente, bek lawan selalu kesulitan menjaga pergerakan pemain Barcelona tersebut. Dalam pertandingan, Yamal selalu menjadi pemain yang membawa perbedaan.
"Dia tidak membutuhkan bantuan, dan terkadang malah lebih buruk karena Anda memasukkan bek lain untuk menjaganya. Dialah pemain yang membuat perbedaan," imbuh Llorente.
Bek 31 tahun tersebut sudah menjalani piala dunia keduanya dan merasa emosional bisa bermain untuk timnas Spanyol. Selain itu, Llorente menegaskan bahwa keinginannya adalah menang melawan Austria.
"Saya merasakan hal yang sama. Ini Piala Dunia, kompetisi yang sangat penting. Sangat emosional bisa mewakili negara sendiri. Saya memiliki keinginan yang sama untuk menang dan melaju melawan Austria," ujar Llorente.
Di sisi lain, Llorente tidak terlalu memikirkan status timnas Spanyol sebagai tim favorit juara Piala Dunia 2026. Pemain nomor punggung 5 tersebut hanya ingin timnya terus meraih kemenangan.
"Saya tidak banyak menonton Piala Dunia. Tapi jelas bahwa Prancis dan Portugal benar-benar berjuang keras. Saat ini siapa pun bisa menyulitkan Anda. Saya fokus pada latihan dan bermain; saya hanya ingin menang tanpa memikirkan status favorit," pungkas Llorente.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
