
Gelandang timnas Prancis Adrien Rabiot . (Dok. IG/@equipedefrance)
JawaPos.com - Lini serang Swedia sangat diwaspadai Adrien Rabiot saat bertemu dengan timnas Prancis. Laga 32 besar Piala Dunia 2026 tersebut bakal dimainkan di MetLife Stadium, Rabu (1/7) pukul 04.00 WIB.
Adrien Rabiot melihat Swedia sebagai tim yang memiliki lini serang berkualitas dengan mengandalkan Viktor Gyokeres dan Alexander Isak. Meskipun timnas Prancis merupakan tim favorit juara piala dunia, dia tidak ingin lengah untuk laga besok.
"Swedia memiliki pemain-pemain bagus, terutama lini serang yang sangat kuat dengan pemain-pemain kelas dunia yang bermain untuk klub-klub besar dan di liga-liga terbaik. Akan sulit untuk mengatakan bahwa pemain Swedia dapat menggantikan pemain timnas Prancis," kata Adrien Rabiot saat jumpa pers sebelum laga piala dunia yang dikutip dari RMC Sport, Selasa (30/6).
"Meskipun kami mendengar bahwa kami adalah favorit utama, kami tidak berniat untuk lengah. Kami menganggap Irak, Senegal, dan Norwegia dengan sangat serius," imbuh gelandang AC Milan tersebut.
Menjelang menghadapi Swedia, Rabiot mengatakan bahwa timnas Prancis makin kompak. Mereka juga mampu mengatasi tekanan dengan baik.
"Kami tidur nyenyak, kami mampu mengatasi tekanan. Kami bermain kartu, kami banyak mengobrol di antara kami sendiri dalam kelompok kecil. Itulah juga yang membuat kami memiliki kekompakan yang baik," ujar Rabiot.
Gelandang 31 tahun tersebut berkomentar bahwa timnas Prancis tidak punya masalah dalam mencetak gol dan kebobolan. Menurut Rabiot, rekan setimnya yang berposisi sebagai penyerang sangat disiplin dalam bertahan.
"Secara pribadi, saya tidak menemukan ketidakseimbangan besar dalam hal peluang yang diciptakan dan gol yang kebobolan. Kami kebobolan beberapa peluang dan tidak kebobolan banyak gol. Saya tidak menemukan ketidakseimbangan yang sangat besar," terang Rabiot.
"Kami memiliki kuartet penyerang yang juga berupaya bertahan dan berusaha disiplin. Terkadang Anda harus mengambil risiko, dan seiring berjalannya kompetisi, kami mungkin perlu memperbaiki beberapa hal, melakukan lebih banyak hal. Babak gugur berbeda dari babak grup, dan kami menyadari hal itu," tandas Adrien Rabiot.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
