Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 Juni 2026 | 22.32 WIB

Moriyasu: Jepang Datang untuk Mengubah Sejarah, Bukan Sekadar Melawan Brasil

Pelatih Jepang Hajime Moriyasu di Houston Stadium, Houston, Senin (29/6) sebelum pertandingan melawan Brasil digelar. (Kyodo) - Image

Pelatih Jepang Hajime Moriyasu di Houston Stadium, Houston, Senin (29/6) sebelum pertandingan melawan Brasil digelar. (Kyodo)

JawaPos.com – Pelatih Timnas Jepang Hajime Moriyasu menegaskan timnya tidak datang untuk sekadar menghadapi Brasil pada babak 32 besar Piala Dunia. Samurai Biru ingin menciptakan sejarah dengan meraih kemenangan pertama di fase gugur sekaligus menjaga mimpi menjadi juara dunia.

Seperti dilansir Kyodo, Senin (29/6), Moriyasu mengatakan lolos ke fase gugur bukan lagi target utama Jepang. Menurutnya, para pemain kini memiliki keyakinan bahwa perjuangan sesungguhnya justru dimulai setelah melewati fase grup.

"Lolos ke babak gugur adalah sesuatu yang sudah pernah kami capai di turnamen sebelumnya. Para pemain mengatakan Piala Dunia baru dimulai sekarang dan itu menunjukkan sejauh mana perkembangan sepak bola Jepang," kata Moriyasu dalam konferensi pers di Houston.

Jepang akan menghadapi Brasil, pemegang rekor lima gelar juara dunia, tanpa diperkuat Takefusa Kubo yang masih menjalani pemulihan cedera lutut. Di kubu lawan, Brasil ditangani Carlo Ancelotti, pelatih legendaris asal Italia yang pernah menjuarai lima liga top Eropa dan lima gelar Liga Champions.

Moriyasu mengaku sangat menghormati Brasil yang selama puluhan tahun menjadi salah satu inspirasi perkembangan sepak bola Jepang. Ia pernah merasakan langsung pengaruh sepak bola Brasil ketika dilatih Falcao di tim nasional Jepang dan melihat Zico menangani Samurai Biru pada Piala Dunia 2006.

"Falcao mengajarkan kepada saya bahwa yang paling penting adalah bermain dengan penuh percaya diri dan memiliki karakter kuat yang didukung kemampuan teknik tinggi," ujarnya.

Meski menghormati lawannya, Moriyasu menegaskan Jepang tidak perlu mengubah identitas permainan mereka.

"Tidak perlu mengubah identitas sepak bola Jepang. Kami memiliki banyak karakteristik yang istimewa dan bisa kami tunjukkan dengan bangga kepada dunia. Kami harus terus mewarisinya," katanya.

Kapten Jepang Ko Itakura juga menunjukkan optimisme tinggi. Ia mengatakan seluruh pemain memiliki kepercayaan diri terhadap fondasi permainan yang telah dibangun dan ingin benar-benar bersaing memperebutkan gelar juara dunia.

"Kami tidak ingin hanya dikenang sebagai tim yang bagus," ujar Itakura.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore