
Laga Brasil menghadapi Jepang di Kirin Challenge Cup. Pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Carlo Ancelotti membawa misi membalas kekalahan di Kirin Challenge Cup 2025. (Dok. JFA)
JawaPos.com – Brasil bertekad membalas kekalahan 2-3 dari Jepang di Kirin Challenge Cup 2025 saat kedua tim bentrok pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Carlo Ancelotti memastikan Selecao tak akan mengulangi kesalahan yang sama.
Kirin Challenge Cup 2025 menjadi pelajaran berharga bagi Brasil. Dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Ajinomoto, Chofu, Tokyo, delapan bulan lalu, Selecao dipermalukan Jepang dengan skor 2-3, meski sempat unggul 2-0 pada babak pertama.
Kini, kedua tim kembali bertemu di panggung yang jauh lebih bergengsi, yakni babak 32 besar Piala Dunia 2026. Brasil bertekad tidak mengulangi kesalahan saat menghadapi Jepang di NRG Stadium, Houston, Senin (30/6/2026) pukul 00.00 WIB.
Pelatih Brasil Carlo Ancelotti menegaskan laga tersebut bukan sekadar kesempatan membalas kekalahan, tetapi juga menjadi tolok ukur perkembangan timnya.
"Ada banyak hal yang kami pelajari dari pertandingan di Tokyo, terutama apa yang terjadi pada babak kedua. Kami harus memahami bagaimana menjaga keseimbangan permainan," ujar Ancelotti seperti dikutip Globo Esporte.
Ancelotti mengakui kekalahan di Tokyo tidak lepas dari keputusannya melakukan banyak eksperimen. Setelah menang telak 5-0 atas Korea Selatan di Seoul beberapa hari sebelumnya, pelatih asal Italia itu merombak susunan pemain.
Lima pemain bertahan yang menjadi starter saat itu adalah Hugo Souza, Paulo Henrique, Fabrício Bruno, Lucas Beraldo, dan Carlos Augusto. Menariknya, tidak satu pun dari mereka masuk skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026.
Dari sebelas pemain starter di Tokyo, hanya Casemiro, Bruno Guimarães, Lucas Paquetá, dan Vinicius Junior yang diperkirakan kembali tampil sejak menit awal menghadapi Jepang.
Baca Juga:Prediksi Skor Jerman vs Paraguay: Tim Panser Harus Lembur buat Analisis, Lawan Hobi Main Keras
"Kami memang belum sempurna dan masih banyak yang harus diperbaiki di turnamen ini. Meski begitu, saya senang karena tim terus berkembang sejak pertandingan pertama. Kami harus menjadi tim yang solid ketika memasuki fase gugur," kata Ancelotti kepada Reuters.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022