
Tanjung Verde lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai bermain imbang 0-0 melawan Arab Saudi. Uruguay tersingkir, Spanyol juara Grup H. (Dok. FIFA)
JawaPos.com - Tanjung Verde mencetak sejarah di Piala Dunia 2026 setelah memastikan tiket ke babak 32 besar. Hasil imbang tanpa gol melawan Arab Saudi, ditambah kemenangan Spanyol atas Uruguay, mengantar Blue Sharks lolos sebagai runner-up Grup H sekaligus menyingkirkan Uruguay secara mengejutkan.
Tanjung Verde lolos ke fase gugur sebagai runner-up Grup H dengan koleksi tiga poin. Kepastian itu didapat setelah di laga lainnya, Spanyol berhasil menumbangkan Uruguay dengan skor tipis 1-0.
Hasil tersebut membuat Spanyol melaju ke babak 32 besar dengan status juara Grup H dengan koleksi tujuh poin. Sementara Uruguay, secara mengejutkan tersingkir karena finis posisi ketiga dengan nilai dua. Adapun Arab Saudi menjadi juru kunci dengan koleksi dua poin.
Tanjung Verde tampil menyengat sejak menit awal. Tim berjuluk Blue Sharks itu kerap menebar ancaman ke gawang Arab Saudi, meski belum ada yang berujung gol hingga 10 menit jalannya pertandingan.
Pada menit ke-21, Tanjung Verde mendapat peluang terbaik lewat tendangan keras Willy Semedo dari sisi kiri. Namun tendangan tersebut masih bisa ditepis kiper Arab Saudi, Mohammed Al Owais, sehingga hanya berujung sepak pojok.
Tanjung Verde terus memegang kemudi permainan setelah jeda hydration break. Sementara Green Falcons -julukan Timnas Arab Saudi- cenderung bertahan dan memanfaatkan serangan balik cepat. Hingga laga memasuki menit ke-40, masih belum ada gol yang tercipta.
Arab Saudi yang digempur terus justru nyaris mencetak gol keunggulan pada masa injury time lewat tandukan keras Mohamed Kanno, namun masih bisa ditangkap Vozinha. Pada akhirnya, Tanjung Verde dan Arab Saudi bermain imbang 0-0 di babak pertama.
Kedua kesebelasan tidak menurunkan irama permainannya. Arab Saudi dan Tanjung Verde tampil cukup agresif untuk membuka keran golnya. Hanya saja, kedua tim belum bisa menciptakan peluang emas hingga laga memasuki menit ke-60.
Serangan yang dilancarkan kedua kesebelasan kerap putus di sepertiga akhir lapangan. Skor kacamata alias 0-0 masih menghiasi jalannya pertandingan hingga memasuki masa hydration break.
Pada menit ke-74, Tanjung Verde mendapat peluang emas lewat sontekan Laros Duarte yang sudah satu lawan satu menghadapi kiper Mohammed Al Owais. Tapi tendangannya masih bisa ditepis dan hanya berujung sepak pojok.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Start P7 di Sirkuit Assen! Veda Ega Pratama Bongkar Penyebab Crash di Practice Moto3 Belanda 2026
