
Pilar Timnas Portugal Francisco Conceicao dan Cristiano Ronaldo. (MIGUEL A LOPES/EPA/Shutterstock)
JawaPos.com – Winger timnas Portugal Francisco Conceicao bantah keras anggapan bahwa pasukan Selecao das Quinas merasa terpaksa untuk terus memberi suplai-suplai bola kepada Cristiano Ronaldo di lapangan pada gelaran Piala Dunia FIFA 2026.
Bantahan ini muncul dan beradar luas di media sosial setelah para kritikus sepak bola mengecam timnas Portugal dan Ronaldo sebagai kapten setelah hasil imbang mengecekan 1-1 melawan DR Kongo di pertandingan pembuka piala dunia.
Berbicara pada konferensi pers sebelum latihan di Palm Beach, Florida, Conceicao mengatakan, seluruh skuad timnas Portugal tidak merasa terpaksa memberi bola kepada Ronaldo dalam skema permainan setelah berbagai kritik pedas bagi sang ujung tombak pada piala dunia.
"Kami (semua pemain timnas Portugal) tidak memiliki kewajiban atau kebutuhan untuk mengoper bola kepadanya (Ronaldo). Cristiano adalah contoh (bagi rekan setim) karena semangat yang ditunjukkan setiap hari, seolah-olah hari itu sesi latihan terakhirnya," terang Francisco Conceicao.
"Saya mengumpan bola kepada siapa pun yang menurut saya lebih baik tanpa penjagaan. Bukan berarti saya punya waktu untuk memikirkan siapa dan seperti apa wajah rekan setim (yang harus diumpan),” tegas winger berusia 23 tahun ini.
“Saya pikir kami melakukan semuanya berdasar insting, kami melakukan semuanya itu sepersekian detik, tidak ada waktu untuk itu (memilih siapa yang diberi bola) dan tentu saja, Cristiano ada di sini untuk membantu, seperti pemain lain di tim nasional," imbuh Francisco Conceicao.
Pemain Juventus yang melakukan debut Piala Dunia dalam pertandingan imbang melawan Kongo ini, menambahkan, pujian kepada sang pemain ikonik Portugal bernomor tujuh tersebut sebagai contoh karena jiwa kepemimpinan.
"Cristiano adalah contoh (bagi tim) karena apa yang telah dia capai dalam karirnya, karena rasa lapar yang dia tunjukkan setiap hari, sekarang di usia 41 tahun, rasa lapar yang dia tunjukkan untuk menang setiap hari," lanjut Francisco Conceicao.
"Saya pikir, bagi generasi baru (Portugal seperti saya), dan bagi kita semua yang ada di sini, dia (Ronaldo) adalah contoh, karena jika dia telah menaklukkan begitu banyak (kejuaraan) dan terus lapar (dengan kemenangan), maka rasa lapar harus saya miliki untuk mencapai sedikit dari apa yang telah dia capai," sambung dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022