
Jesse Marsch tanggapi cedera Ismael Kone. (Timothy Matwey/AP).
JawaPos.com - Pelatih Kanada Jesse Marsch mengungkapkan bahwa timnya masih terguncang setelah gelandang andalan mereka, Ismael Kone, mengalami patah kaki kiri dalam kemenangan telak 6-0 atas Qatar dalam laga kedua grup B Piala Dunia 2026. Insiden mengerikan itu terjadi pada babak kedua pertandingan yang digelar di BC Place pada Jumat (19/6).
Pemain berusia berusia 24 tahun itu harus ditandu keluar lapangan setelah menerima tekel keras dari gelandang Qatar, Assim Madibo. Benturan dari arah belakang itu membuat Kone langsung terjatuh dan para pemain di lapangan segera meminta bantuan tim medis. Kapten Kanada Stephen Eustaquio menjadi salah satu pemain pertama yang menghampiri Kone dan langsung menyadari kondisi serius yang dialami rekannya. “Saya melihat kakinya dan tahu ada yang tidak beres,” ujarnya dikutip dari ESPN.
Setelah tinjauan VAR, wasit memberikan kartu merah langsung kepada Madibo atas pelanggaran berbahaya itu. Qatar pun harus menyelesaikan pertandingan dengan sembilan pemain, setelah sebelumnya Homam Al Amin juga diusir keluar lapangan pada babak pertama.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Marsch menyampaikan bahwa Kone telah dilarikan ke rumah sakit dan akan menjalani operasi. “Saya belum sempat berbicara dengan Ismael, tetapi dia sudah berada di rumah sakit. Dia akan mempersiapkan diri untuk menjalani operasi. Saya akan menemuinya setelah konferensi pers ini. Kami akan melihat secara pasti langkah apa yang akan kami ambil untuknya. Keluarganya juga berada bersamanya di rumah sakit,” kata Marsch.
Pelatih berusia 52 tahun itu bahkan membandingkan kejadian itu dengan cedera yang pernah dialami Tajon Buchanan dalam sesi latihan pada 2024. “Kejadian itu terjadi tepat di depan bangku cadangan. Kami semua bisa mendengarnya. Saya langsung tahu bahwa itu mirip dengan saat Tajon (Buchanan) mengalami cedera dalam latihan,” kata Marsch.
Marsch menegaskan bahwa kehilangan Kone akan menjadi pukulan besar bagi timnya. “Semua orang sedikit terguncang oleh kejadian ini karena cederanya. Ismael adalah bagian penting dari jantung tim kami. Ini akan menjadi kehilangan besar bagi kami. Dia tampil luar biasa dalam dua pertandingan terakhir,” ujarnya.
Meski dalam kondisi cedera serius, Kone sempat melambaikan tangan kepada penonton yang memberikan tepuk tangan meriah saat dirinya ditandu keluar lapangan. Marsch menilai hal itu sebagai cerminan karakter kuat sang pemain. “Anda juga melihat dia melambaikan tangan kepada penonton dan seolah membuat semua orang merasa lebih tenang dengan kondisinya yang cedera. Itu menunjukkan betapa luar biasanya pribadi Ismael,” tambahnya.
Pertandingan juga sempat diwarnai ketegangan usai peluit akhir dibunyikan. Terjadi adu argumen antara kedua bangku cadangan, termasuk momen panas antara Marsch dan pelatih Qatar Julen Lopetegui saat berjabat tangan. Marsch mengecam reaksi kubu lawan, meski mengakui bahwa Madibo telah meminta maaf secara langsung kepada Kone di ruang ganti.
“Saya tidak menyalahkannya untuk hal itu, tetapi saya tidak mengerti reaksi seluruh bangku cadangan mereka yang mencoba memicu keributan terkait kartu merah, padahal jelas terjadi pelanggaran yang menyebabkan patahnya kaki seorang pemain. Jadi, itu perilaku yang aneh, tetapi pada akhirnya kami lebih fokus kepada Ismael,” tegasnya.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
